Warga Perantauan Bugbug Ngaben Massal Di Buleleng

Proses Pengabenan massal

Buleleng – Pengabenan Kinembulan/Massal Ikatan Warga Bugbug (IWB) Buleleng kembali dilaksanakan untuk yang kedua kalinya, Pengabenan massal itu merupakan wujud kebersamaan serta wujud gotong royong warga Desa Bugbug yang berada di perantauan khusus di Kabupaten Buleleng dan hal ini telah dibangun sejak lama.

Hal itu diungkapkan oleh Gede Wisnaya Wisna sebagai ketua IWB Buleleng juga selaku Anggota DPRD TK II Buleleng, ditemui Minggu (20/8/2017) disela-sela acara nyoroh banten dan pembagian jemek ke pengarep ngaben. Wisnaya memaparkan, proses pengabenan Kinembulan ini telah dimulai sejak bulan Juli lalu dan puncak acara akan dilaksanakan pada 31 Agustus mendatang, namun dalam proses Pengabenan Kinembulan ini dilaksanakan sesuai dengan tatwa agama secara umum.

“Jadi untuk kegiatan pengabenan kinembulan yang kedua dari IWB ini, kegiatanya sudah kita mulai bulan Juli lalu ke Desa Bugbug, ini masih berlanjut pada kegiatan inti pada akhir bulan Agustus ini, termasuk pengabenan kinembulan ini juga melibatkan warga diluar IWB,” ucap Wisnaya Wisna.

Baca Juga :  Banjir Pesanan Jamur Tiram, Petani Buleleng Kewalahan Alat Pembudidaya

Wisnaya Wisna juga mengakui semangat yang tinggi dari para warga perantauan Bugbug ini secara bersama-sama melakukan kegiatan Pengabenan Kinembulan, “Memang ada semangat yang semakin tinggi dari warga perantauan Bugbug di Singaraja dalam kegiatan ini yang menunjukan adanya kebersamaan melalui gotong royong,” imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pengabenan Kinembulan IWB Buleleng, Ida Bhawati Rai, mengungkapkan makna Ngaben Kinembulan dilakukan didasari dan dilandasi atas kebersamaan para warga yang bukan saja oleh pengarep atau peserta ngaben namun juga warga perantauan bugbug di Singaraja. “Ini kami petik dari berbagai sastra, asal kata dari kemul atau rebut bersama-sama sehingga gotonng royong menjadi kunci dalam pelaksanaan kegiatan pengabenan ini,” paparnya.

Baca Juga :  Warga Jatiluwih Gelar Upacara Ngusaba Jelang Panen Padi

Pelaksanaan kegiatan Pengabenan Kinembulan yang ke-2 itu akan dipusatkan di utara jantung kota Singaraja tepatnya di Gedung Serba Guna Kampung Anyar Kecamatan Buleleng, proses pelaksanaan ngaben Kinembulan kini tengah berlangsung hingga pada puncaknya nanti akan dilaksanakan pada Kamis dua pekan mendatang di Areal Setra atau Kuburan Kampung Anyar, pelaksanan itu akan melintasi Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani menuju Dewi Sartika Utara. Masyarakat Buleleng juga diharapkan mohon maklum jika merasa terganggu atas berlangsung acara itu yang akan memakan waktu hingga beberapa jam.

Dalam proses pengabenan kinembulan yang menjadi agenda tetap IWB Singaraja tersebut pada tahun ini melibatkan 63 pengarep, diantaranya 93 ngaben, 166 nyekah, 87 ngelungah dan 13 ngerapuh dan 46 ngelinggihang, bahkan IWB Singaraja dalam tahun ini juga memberikan kesempatan partisipasi masyarakat secara umum di Buleleng untuk ikut dalam proses pengabenan kinembulan.

Baca Juga :  Kopi Salak Berhasiat Menyembuhkan Beberapa Penyakit

Pengabenan Kinembulan/ Massal ini juga diramaikan dan mengajak masyarakat umum asal Kabupaten Karang Asem. Seperti yang dijelaskan salah satu kerama Bugbug Gede Sarya Tun Tun” Seluruh Masyarakat Karang Asem yang merantau ke Buleleng juga kita rangkul untuk ikut Ngaben ini, karena ini sifatnya umum” ujar Gede Sarya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here