Ribuan Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan di Polda Bali

Ribuan Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan di Polda Bali

DENPASAR, BeritaDewata – Waka Polda Bali Brigjen Pol I Ketut Suardana didampingi Dir Narkoba Polda Bali Kombes Pol Mochamad Khosim memimpin langsung pemusnahkan barang bukti narkotika dan psikotropika, di halaman belakang Polda Bali, Kamis (6/5/2021).

Turut hadir sebagai undangan untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti tersebut, KBNNP Bali Brigjen Pol Drs. Gede Sugianyar, Kajati Bali, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Kadiskes Provinsi Bali, Kepala BPOM Bali, serta Rektor Universitas Mahasaraswati dan Dwijendra.

Adapun pemusnahan barang bukti narkoba dan psikotropika tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus Cipkon Ditresnarkoba Polda Bali, pada bulan Ranadhan tahun 2020 dan tahun 2021. “Pemusnahan barang bukti kali merupakan hasil cipta kondisi yang dilakukan oleh Polda Bali,” ujarnya.

Baca Juga :  Lagi Transmisi Lokal, Pasien Positif Covid-19 Di Denpasar Bertambah 1 Orang

Jumlah barang bukti yang dimusnahkan antara lain Shabu/metamfetamina 748,13 gram, Ganja 1.850,59 gram, Extasy/Amfetamine 1.800 butir, Extasy serbuk 37,24 gram, tembakau gorila 253 gram, psikotropika 67.410 butir. Semua barang bukti ini merupakan hasil operasi cipta kondisi beberapa bulan sebelumnya oleh Polda Bali.

Dalam sambutannya, Wakapolda menyebut jika beberapa waktu lalu Kapolri merilis pengungkapan kasus yang cukup besar yaitu sebanyak 2,5 ton narkoba, yang merupakan jaringan timur tengah dan malaysia.

Pengungkapan yang cukup besar tersebut merupakan prestasi yang luar biasa, namun disisi lain hal ini menunjukan bahwa supply narkoba di Indonesia masih cukup besar untuk dijadikan pasar dikarenakan demand yang masih cukup tinggi.

Baca Juga :  Hari Ini, Vaksinasi Covid-19 di Zona Hijau Dimulai

“Dan saya yakin Bali merupakan salahsatu sasaran peredaran gelap narkoba dan jaringan narkoba juga sudah merasuk di berbagai lapisan masyarakat dan tidak mengenal umur, tidak hanya orang dewasa namun juga anak-anak dan remaja sangat rentan bahaya narkoba.

Memang sangat ironis dimasa pandemi seperti ini masih banyak masyarakat kita yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan jaringan gelap narkoba ini sangat membahayakan dan tidak akan pernah berhenti pada situasi apapun untuk merusak generasi bangsa,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Ditresnarkoba Polda Bali dan jajaran, atas upaya pengungkapan kasus narkoba yang sudah dilakukan selama ini. “Namun pesan saya agar jangan berpuas diri dengan apa yang sudah dicapai, terus tingkatkan kinerja dan awasi setiap anggota karena tidak menutup kemungkinan jaringan gelap narkoba akan mempengaruhi integritas petugas terjerumus dan dijadikan bagian dari bisnis haram tersebut. Tugas kita bersama untuk berupaya memberantas peredaran gelap narkoba melalui upaya Preemtif, Preventif maupun Represif yang harus terus menerus kita lakukan,” ucap Waka Polda. Acara dilanjutkan dengan penandatangan berita acara pemusnahan barang bukti dan selanjutnya pemusnahan dengan cara di blander dan di bakar.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here