Wisatawan Cina Lebih Suka Jagung Bakar Manis

Lalu Adi, menjajakan jagung bakar di tengah keramaian wisatawan Pantai Kelan

BeritaDewata.com, Badung – Pantai Kelan yang terletak di teluk Jimbaran, menjadi salah satu objek wisatawan mancanegara. Sepanjang Pantai sudah dipenuhi berbagai Restoran dan Bar yang menyuguhkan masakan dengan menu spesial ikan laut.

Suasana pantai yang dipenuhi jukung nelayan semakin memanjakan mata untuk tidak berajak dari pantai. Apa lagi, menjelang sore, adanya Sunset semakin menambah keindahan pantai Kelan.

Ditengah hiruk pikuk wisatawan, ternyata menjadi keuntungan tersendiri bagi Lalu Adi, Dia ikut bersaing meraup rupiah dengan cara berjualan jagung bakar. “Sudah lama saya jualan di sini (pantai kelan) lumayan mas banyak juga peminatnya.” Ungkapnya saat ditemu di pantai Kelan, Sabtu, 6 Mei 2017.

Baca Juga :  Warga Jatiluwih Gelar Upacara Ngusaba Jelang Panen Padi

Adi, menjajakan jagung bakar di tengah keramaian wisatawan Pantai Kelan, mulai pukul 16:00Wita, Jagung bakar Adi ternyata diminati wisatawan, terbukti dari pantauan dilapangan, pengunjung yang didominasi wisatawan asal Tiongkok, satu persatu mereka memesan jagung Bakar Adi.

Jagung bakar Adi di bandrol dengan harga Rp.10000 dengan berbagai pareasi rasa, ada Pedas, asin dan manis. “Jagung bakar rasa manis, paling banyak disukai terutama wisatawan asal Cina,” imbuh Adi.

Tidak sembarangan, Adi bisa jualan di Pantai Klan, setelah melalui prosedur ijin, dari pengurus setempat, dan harus bersedia membayar iuran bulanan, baru Adi bisa menjajakan Jagung bakar di seputaran Pantai Kelan. “Yang penting aman, nyaman mas, saya udah dapat ijin, dan ikut bayar bulanan, baru bisa jualan disini.” Jelasnya.

Baca Juga :  RWM Silaturahmi Gelorakan Peduli Warga Terdampak Penyebaran Covid-19

Ia menambahkan, lebih nyaman jualan di pantai Kelan dari pada harus berkeliling di jalanan, menurutnya, kalau jualan di jalan lebih sering bermasalah dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) “Disini lebih tenang, ada atau tidak ada pembeli, kalau di jalan sering dikejar kejar satpol PP.” Terangnya.

Menurutnya, kalau lagi ramai pembeli bisa dapat 300-500 ribu, tetapi Adi mengaku sering juga tidak dapat jualan, “kalau lagi ramai pembeli bisa dapat 300-500 ribu, tapi ngga mesti mas, pernah juga tidak dapat jualan, pernah seharian cuma dapat jual 2 jagung bakar.” Pungkasnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here