Pj Sekda Denpasar Hadiri Gema Natal Lintas Etnik dan Budaya PGPI

Pj Sekda Denpasar, Eddy Mulya, Gema Natal PGPI, PGPI Denpasar, Natal Lintas Budaya

DENPASAR, BERITA DEWATA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mewakili Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menghadiri perayaan Natal bertajuk “Gema Natal dalam Lintasan Etnik dan Budaya” yang digelar oleh Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kota Denpasar, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Rabu (14/1/2026) malam.

Perayaan Natal tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh lintas sektor, di antaranya anggota DPRD Kota Denpasar sekaligus Penasihat PGPI Kota Denpasar Yonathan Andre Baskoro, Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Eva Florida Simanjuntak, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar Ida Bagus Dibya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Muhammad Iqbal Simatupang, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua PGPI Provinsi Bali Pdt Jonathan Soeharto, serta para pendeta dan rohaniawan PGPI Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Eddy Mulya menyampaikan rasa syukur dapat bersatu dalam perayaan Natal dengan subtema “Natal Ring Jagat Bali”. Menurutnya, subtema tersebut mencerminkan pesan Natal tentang kelahiran Sang Juruselamat yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat lintas etnis, budaya, dan generasi di Bali.

Ia menegaskan, Denpasar sebagai pusat kehidupan masyarakat Bali menjadi contoh harmoni keberagaman, di mana nilai-nilai keagamaan dapat berpadu dengan tradisi lokal. Umat Pentakosta PGPI dinilai telah menunjukkan teladan dengan melintasi batas etnis, agama, dan budaya untuk membangun toleransi di tengah dinamika masyarakat urban.

“Dari dentingan lonceng gereja yang bergema di antara pura-pura, hingga nyanyian rohani yang berdampingan dengan gamelan, semua mencerminkan nilai Tri Hita Karana dalam semangat Natal,” ujar Eddy Mulya.

Menurutnya, perayaan Natal ini tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan pembangunan karakter bangsa.

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa, apa pun latar belakangnya, untuk terus maju bersama mengisi pembangunan. Kebersamaan, toleransi, dan saling memahami adalah kunci sukses pembangunan,” katanya.

Eddy Mulya juga mengapresiasi komitmen PGPI Kota Denpasar dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristiani dengan kearifan lokal Bali, seperti gotong royong dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Ia berharap konsep “Natal Ring Jagat Bali” dapat diwujudkan dalam aksi nyata melalui pelayanan sosial dan dialog antarumat beragama yang berkelanjutan.

“Dengan demikian, Denpasar akan tetap menjadi kota yang damai, harmonis, dan diberkati,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGPI Kota Denpasar Pdt Norita Megawaty Napitupulu menyampaikan bahwa PGPI Kota Denpasar telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan siap bersinergi dengan pemerintah. PGPI, menurutnya, aktif melaksanakan kegiatan keagamaan, pelayanan sosial, hingga aksi kemanusiaan, termasuk saat terjadi bencana di Bali.

Dalam perayaan Natal tersebut, PGPI juga menampilkan berbagai tarian dan unsur budaya sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Bali.

“Melalui momentum ini, kami menyatakan kesiapan PGPI Kota Denpasar untuk menjadi mitra pemerintah serta mendukung program-program pembangunan demi Denpasar yang harmonis,” pungkasnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here