
KLUNGKUNG, BERITA DEWATA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus melakukan penataan pasar tradisional guna menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman. Salah satu langkah tegas dilakukan melalui penertiban pedagang bermobil di Pasar Umum Galiran, Kecamatan Klungkung.
Penertiban tersebut dilakukan saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra meninjau langsung kondisi Pasar Galiran, Selasa (6/1). Langkah ini diambil untuk mengatasi kesemrawutan, kemacetan, sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah maraknya pasar modern.
Bupati Satria menyampaikan, selama bertahun-tahun wajah Pasar Umum Galiran terlihat kumuh dan tidak tertata akibat aktivitas pedagang bermobil yang berjualan di badan jalan dan trotoar. Padahal, pemerintah telah menyiapkan tempat berjualan di dalam area pasar guna mencegah kemacetan.
“Selama ini pedagang bermobil sudah belasan tahun berjualan di badan jalan sehingga menimbulkan kesan kumuh dan kemacetan. Padahal tempat di dalam pasar sudah kami siapkan. Mulai hari ini dan seterusnya, penertiban akan kami lakukan secara konsisten,” ujar Bupati Satria di lokasi.
Ia menegaskan, Pemkab Klungkung akan melakukan pengawasan dan penertiban pasar selama 24 jam dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP.
“Kami akan membentuk team work yang solid dan berkolaborasi sesuai tugas masing-masing OPD untuk menjaga ketertiban pasar setiap hari,” tegasnya.
Selain penertiban pedagang, Bupati Satria juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar. Ia menyebut persoalan sampah menjadi perhatian serius Pemkab Klungkung untuk mencegah lingkungan pasar menjadi kumuh.
“Masalah sampah harus menjadi perhatian bersama. Normalisasi got juga akan segera dilakukan. Kami akan terus mengedukasi masyarakat agar membuang dan memilah sampah sesuai aturan yang dianjurkan pemerintah,” harapnya.
Dengan penataan dan penertiban ini, Pemkab Klungkung berharap Pasar Umum Galiran dapat tampil lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus mampu meningkatkan fungsi serta daya saing pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

























































