Inaugurasi Surya Candra Jagaditha Warnai HUT ke-238 Denpasar, Soroti Harmoni dan Prioritas Pembangunan

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekretaris Daerah Kota, I Gusti Ngurah Eddy Mulya dan seluruh jajaran tamu undangan lainnya berfoto bersama para seniman usai inaugurasi Surya Candra Jagaditha, di Gedung DNA, Jumat (27/2)
DENPASAR, BERITA DEWATA – Perayaan HUT ke-238 Kota Denpasar tak hanya diramaikan seremoni, tetapi juga pesan kuat tentang arah pembangunan ke depan. Garapan kolosal bertajuk

Puncak peringatan hari jadi Kota Denpasar digelar di kawasan Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (27/2/2026). Inaugurasi kesenian tersebut dirangkaikan dengan pembukaan DTIK Festival dan disaksikan ratusan undangan serta masyarakat.

Dari deretan kursi tamu, tampak Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Swandewi Eddy Mulya.

“Surya Candra Jagaditha” merepresentasikan keseimbangan kosmik antara matahari dan bulan sebagai simbol harmoni kehidupan. Filosofi itu selaras dengan tema HUT ke-238, yakni Samasta Bhuwana Jagaditha yang bermakna harmoni Denpasar dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Arya Wibawa mengatakan, momentum hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi untuk memperkuat prioritas pembangunan kota.

“Harapannya Denpasar semakin berbenah. Prioritas saat ini adalah penanganan sampah, tata kelola pemerintahan, keamanan dan ketertiban, hingga infrastruktur. Semua itu membutuhkan kolaborasi seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Selain pentas seni kolosal, Pemkot Denpasar juga membuka ruang kreativitas lewat DTIK Festival. Ajang ini menampilkan karya inovatif anak muda di bidang teknologi informasi dan digitalisasi.

Arya Wibawa menyebut, inovasi digital tersebut diharapkan dapat diaplikasikan untuk menunjang pembangunan kota berbasis teknologi.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga diisi Job Fair dengan 2.602 lowongan pekerjaan, parade Lomba Ngelawar, serta berbagai agenda kreatif lainnya. Kehadiran ribuan pencari kerja di area festival menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.

Dengan balutan seni, teknologi, dan peluang kerja, HUT ke-238 Denpasar menjadi panggung kolaborasi antara budaya dan pembangunan modern—sebuah pesan bahwa kesejahteraan bersama hanya bisa dicapai melalui harmoni dan kerja kolektif.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here