ASUS ZenBook Pro UX550, Ultrabook Sempurna Untuk Para Kreator

ASUS ZenBook Pro UX550, Ultrabook Sempurna Untuk Para Kreator / Ist

Jakarta – Regional Director ASUS South East Asia, Benjamin Yeh melalui rilis yang diterima redaksi, Jumat (18/08/2017) menjelaskan melengkapi rangkaian perangkat ultrabook yang mumpuni untuk para konten kreator, ASUS secara resmi memperkenalkan perangkat terbaru yang diperuntukan untuk para insan kreatif. Diberi nama ASUS ZenBook Pro UX550, notebook ini secara khusus dipersiapkan untuk mereka para kreator konten terutama yang berkutat dalam ranah videografi.

ASUS ZenBook Pro UX550 adalah ultrabook berbasis sistem operasi Windows 10 Pro yang ramping untuk ukuran laptop berkemampuan tinggi guna melakukan video editing. Terdapat dukungan prosesor terkuat berbasis Intel Quad Core i7 generasi ke-7 dan kartu grafis Nvidia GTX seri 10 yang didesain secara khusus untuk kebutuhan olah grafis tinggi bahkan hingga 3D gaming.

“ASUS ZenBook Pro UX550 adalah respons kami terhadap permintaan pasar yang menginginkan perangkat notebook tipis namun memiliki spesifikasi yang memadai untuk keperluan olah grafis. Kami menyadari, aspek rampingnya itu diperlukan untuk mereka yang bekerja pada industri kreatif terutama terkait audio visual. Oleh karena itu, ZenBook pro ini dirancang dengan layar NanoEdge 15.6 inci dalam rangka mirip laptop 14 inci” ujarnya.

Benjamin melanjutkan, dengan ketebalan hanya 1,89cm dan bobot kurang 1,8kg ASUS ZenBook Pro UX550 adalah pilihan yang tepat untuk menjadi teman para kreator. Anda bisa bekerja di mana dan kapan saja, seperti menyunting naskah, menggubah komposisi musik ataupun melakukan editing video, tanpa perlu terbebani dengan beban bawaan yang berat serta terlalu banyak.

Baca Juga :  Tatjana Saphira dan Gong Yoo, Dipersatukan oleh ASUS ZenFone 4 Selfie

“Dengan menggunakan ZenBook Pro, pengguna bisa lebih mudah membawa perlengkapan penting lain yang diperlukan, seperti kamera, lensa, atau tripod untuk kebutuhan pembuatan video, dibandingkan jika ia membawa notebook bertenaga biasa namun tebal dan berat,” sebut Benjamin.

Ramping, Dingin, Performa Tinggi
Benjamin meyakinkan, performa yang dapat diberikan oleh ASUS ZenBook Pro UX550 sangatlah tinggi, dan ini bukanlah sekadar klaim semata. Pertama, karena di dalamnya telah tersemat kartu grafis gaming yakni hingga Nvidia Pascal GTX1050Ti dengan video memori GDDR5 sebesar 4GB.

“Anda yang memperhatikan perkembangan notebook gaming ASUS, tentu mengetahui komponen grafis ini adalah chip yang biasanya ada di pada lini notebook gaming ROG,” kata Ben. “Dengan meletakkannya pada ZenBook, kami ingin mengombinasikan dua aspek yakni portabilitas dan performa yang tinggi, dan ini berhasil kami raih pada ZenBook Pro,” Benjamin menambahkan.

ASUS ZenBook Pro UX550 menggunakan bodi berbahan metal yang kokoh dan premium. Ada logo ASUS yang akan menyala ketika notebook dihidupkan. Tidak hanya itu Anda pun akan dibuat nyaman ketika mengetik karena keyboardnya menyala telah memiliki travel distance sebesar 1,5 mm, yang juga mempunyai fingerprint sebagai fitur keamanan.

Tidak hanya itu, spesifikasi penting lainnya yakni prosesor yang sudah menggunakan Intel Core i7- 7700HQ berkecepatan 2,8GHz yang bisa ditingkatkan hingga 3,8GHz. Prosesor quad-core bertenaga ini juga mendukung Hyper-Threading Technology sehingga mampu mengerjakan 8 tugas sekaligus. Soal pendinginan, ASUS menempatkan dua buah fan dengan 3 heatpipe untuk mendinginkan komponen CPU dan juga GPU.

Baca Juga :  Asus Adopsi Sistem Operasi Android 10 untuk ROG Phone II

“Persoalan panas biasanya menjadi masalah utama yang dikhawatirkan seseorang pada perangkat ultrabook yang tipis,” ujar Ben. “Namun ASUS menjamin meski dibuat dengan bodi yang slim, ZenBook Pro tidak akan mengalami panas yang berlebihan berkat dual fan dan tiga heatpipe di dalamnya,” ujar Benjamin lagi.

Dari sisi memori utama, ia menggunakan RAM DDR4 2400MHz sebesar 16GB. Kapasitas ini sudah lebih dari cukup untuk mendukung kerja kreatif yang dilakukan penggunanya. Adapun untuk kapasitas penyimpanan, ASUS memasangkan SSD berbasis PCIe berkapasitas lega, hingga 1TB yang memiliki kecepatan 3 kali lebih cepat dibandingkan dengan SATA SSD. Penyimpanan berbasis PCIE SSD akan sangat terasa manfaatnya saat dioperasikan karena sangat cepat dan handal.

ASUS ZenBook Pro UX550 / Ist

Ideal untuk Konten Kreator
Selain performa dan dimensi yang portable, ada aspek lain yang dibutuhkan oleh kreator supaya ultrabook tersebut tersebut mampu berfungsi maksimal guna mendukung aktivitas mereka. Fitur pendukung tersebut antara lain display atau layar, audio, konekvitas dan daya tahan perangkat.

“Agar ASUS ZenBook UX550 bisa menjadi ultrabook yang ideal untuk para kreator, kami turut menambahkan beberapa aspek pendukung lain seperti kemampuan audio yang baik berkat kerjasama ASUS dengan Harman/Kardon. Ada empat buah speaker yang terletak di notebook tersebut sehingga membuat suaranya sangat kencang dan powerfull,” Benjamin menjelaskan. “Ini akan sangat bermanfaat bagi para kreator yang berkutat pada bidang audio maupun musik,” lanjutnya.

Baca Juga :  OFON Gelar Workshop dan Technology Update di Bali

Dari sisi display, didukung dengan layar IPS resolusi hingga 4K UHD yang digunakan menawarkan rentang warna sRGB hingga 100 persen. “Layar yang tajam dan jernih akan membantu para kreator untuk mendapatkan hasil editing gambar mendekati warna aslinya ketika dipandang oleh mata,” tutur Benjamin. Selain itu ga akan sempurna jika tidak didukung dengan touchscreen juga.

Resolusi layar 3840×2160 piksel dengan bentangan seluas 15,6 inci namun memiliki ukuran bodi 14 inci dan dikelilingi oleh bezel yang sangat tipis dengan ketebalan hanya 7,3mm. Anda akan menemukan screen to body ratio yang sangat besar yaitu 83 persen sehingga membuat layarnya seolah tidak memiliki pinggiran atau bezel.

Sementara pada konektivitas, perangkat ini dilengkapi dengan dua buah USB Type C berfitur Thunderbolt, dua buah USB type A, port HDMI, combo audio jack dan micro SD card reader. Adapula tambahan live dongle pada paket pembeliannya yang terdiri dari kumpulan port penting sehingga Anda tidak perlu lagi membawa konektor apapun saat berpergian.

Yang luar biasa adalah daya tahan baterainya yang mencapai 10 jam dalam kondisi pemakaian normal. “Tak hanya itu, pengguna bisa mengisinya kembali hingga 60 persen dalam waktu 49 menit karena telah mendukung fast charging,” sebut Benjamin.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here