
BADUNG, BERITA DEWATA – Upaya memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri kembali ditunjukkan SMK TI Bali Global Badung melalui penyelenggaraan Job & Education Fair 2026, Senin-Selasa (2–3/3/2026).
Mengusung tema “Temukan Akselerasi Karier dan Siap Kerja”, kegiatan ini menghadirkan 15 perusahaan dari sektor pariwisata, ritel, jasa, hingga teknologi informasi. Selain itu, enam perguruan tinggi dan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) turut ambil bagian. Total terdapat sekitar 86 formasi lowongan kerja yang ditawarkan kepada lulusan dan alumni.

Kepala SMK TI Bali Global Badung, I Made Indra Aribawa, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program strategis sekolah dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan vokasi dan ketenagakerjaan.
“Melalui Job Fair ini, kami ingin meningkatkan keterserapan lulusan sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Indra saat membuka kegiatan yang dirangkaikan dengan pembukaan Toskafesti Tahun Ajaran 2025/2026.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memfasilitasi lulusan dan alumni memperoleh akses informasi serta peluang kerja, menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia lulusan SMK.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung selama dua hari pelaksanaan Job Fair yang dibuka pukul 08.00–13.00 WITA, tetapi juga dilanjutkan dengan Toskafesti hingga 6 Maret 2026 sebagai wadah kreativitas dan kompetisi siswa.

Ketua Yayasan Pendidikan Bali Global Denpasar, Dr. Dadang Hermawan, menilai Job Fair menjadi salah satu instrumen penting untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan para pencari kerja muda.
Menurut dia, lulusan SMK memiliki tiga pilihan utama, yakni bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha. “Semua peluang itu terbuka. Bahkan kesempatan kerja di luar negeri juga cukup besar,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kabupaten Badung, Dr. Ni Putu Widyanti. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi jembatan efektif antara pencari kerja dan perusahaan.
“Ini menjadi jendela bagi alumni dan siswa untuk menemukan karier yang sesuai dengan kompetensi dan minatnya,” katanya.
Sebagai sekolah berbasis teknologi informasi, SMK TI Bali Global Badung memiliki empat kompetensi keahlian, yakni Desain Komunikasi Visual, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, serta Bisnis Digital.
Pada momentum yang sama, pihak sekolah juga resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat diperoleh dengan datang langsung ke kampus di Jalan Tibungsari, Dalung – Kuta Utara – Badung atau melalui nomor 0822 61 9000 70.
Kegiatan Job & Education Fair ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, sekaligus menjadi bagian dari langkah sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan industri.





















































