Pendapatan DTW Tanah Lot Tembus Rp 71,9 Miliar di 2025

Pendapatan DTW Tanah Lot Tembus Rp 71,9 Miliar di 2025

TABANAN, BERITA DEWATA – Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mencatat capaian positif dari sisi pendapatan sepanjang tahun 2025. Hingga 30 Desember 2025, pendapatan kawasan wisata tersebut mencapai Rp 71,916 miliar.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menyebutkan, angka tersebut meningkat dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang tercatat sekitar Rp 64,35 miliar.

“Pendapatan sudah melebihi target meskipun kondisi pariwisata sepanjang tahun cukup dinamis,” ujar Wayan Sudiana.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana

Ia menjelaskan, wisatawan yang datang ke Tanah Lot masih didominasi pengunjung luar Bali dan wisatawan mancanegara, terutama dari Australia dan India. Pengelola terus berupaya menjaga kualitas fasilitas, kebersihan kawasan, serta kenyamanan wisatawan.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, manajemen DTW Tanah Lot juga akan menerapkan penyesuaian tarif tiket masuk mulai 1 April 2026.

Adapun tarif tiket masuk yang akan diberlakukan yakni:

  • Wisatawan domestik anak: Rp 25.000
  • Wisatawan domestik dewasa: Rp 40.000
  • Wisatawan mancanegara anak: Rp 60.000
  • Wisatawan mancanegara dewasa: Rp 100.000
  • Sepeda motor: Rp 4.000
  • Mobil: Rp 10.000
  • Bus/truk: Rp 20.000

Penyesuaian tarif ini dilakukan untuk mendukung pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan serta peningkatan kualitas pelayanan bagi pengunjung.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya datang, tapi merasakan pengalaman dan aura Tanah Lot yang berbeda,” pungkasnya.

 

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here