Cerita Unik di Balik Sholat Jumat Rombongan Raja di Puja Mandala

Istimewa : Masjid Agung Batutah di Bukit Kampial Nusa Dua Bali

Beritadewata.com, Nusa Dua – Ada cerita unik saat rombongan Raja Salman bin Abdulaziz al Saud menggelar sholat jumat di Masjid Agung Batutah di Bukit Kampial Nusa Dua Bali, Jumat (10/3). Rombongan memilih sholat jumat di masjid yang berdampingan dengan 4 tempat ibadat agama lain tersebut karena sudah mendapatkan arahan dari tim advance kerajaan dimana mereka sudah melakukan survei sekitar satu bulan yang lalu. Sementara Sang Raja memilih untuk sholat jumat dalam hotel.

Di kompleks peribadatan Puja Mandala, Masjid Agung Ibnu Batutah yang menjadi lokasi tempat mereka salat Jumat berdampingan dengan Gereja Katolik, Gereja Protestan, Vihara dan Pura. Semuanya berada dalam satu areal milik Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Beberapa peristiwa menarik tersebut antara lain, pertama, umumnya rombongan raja merasa heran dan kagum dengan rumah ibadat yang berdampingan dengan agama lainnya. Usai menggelar salat Jumat, salah satu rombongan‎ Raja Salman mengaku terkesima dengan hal tersebut. Salah satunya adalah pria bernama Rohid Khan.

Baca Juga :  Bupati Klungkung Apresiasi Kreatifitas Penampilan Parade Karnaval Tingkat TK dan SD

Ia kagum dengan toleransi antarumat beragama di Indonesia. Ia sendiri mengaku baru melihat masjid berdampingan dengan tempat beribadah umat beragama lainnya hanya di Indonesia. “Ini pertama kali kita melihat gereja dan masjid berdampingan. Kita dari Saudi Arabia,” kata Rohid usai salat Jumat.

Rohid mengaku tak faham apa alasan masjid dan tempat ibadah umat agama lain disandingkan dalam satu areal kawasan. Namun yang pasti, ia melanjutkan, kompleks peribadatan Puja Mandala adalah tempat yang amat menarik baginya. ‎”Ini pertama kali saya melihat semuanya seperti gereja dan masjid dalam satu lingkungan. Saya tidak mengerti kenapa disandingkan. Tapi ini tempat yang bagus di Indonesia‎,” tutup dia.

Baca Juga :  LPK DARMA STIKOM Bali Group Lepas 66 Peserta Magang ke Jepang

Peristiwa menarik lainnya adalah seorang wanita yang akhirnya diketahui bernama Ana memberikan bingkisan kepada salah rombongan raja usai sholat. Ceritanya, usai rombongan menggelar salat Jumat Ana mencoba menghampiri salah satu rombongan. Seketika ia menyerahkan bingkisan kepada salah satu rombongan Raja Salman yang usai menggelar salat Jumat tersebut.

Begitu menerima bingkisan dari Ana, lelaki berperawakan tinggi besar itu menyerahkan segepok uang kepada perempuan berjilbab tersebut. Ana mengaku bingkisan yang diserahkannya terdiri dari tiga buah batik dan tiga buah kaos. “Ada tiga batik dari Pekalongan dan tiga kaos t-shirt Puja Mandala produksi saya sendiri,” kata Ana.

Ana mengaku senang diberi segepok uang. Sayang, ia tak mau membocorkan berapa uang yang diterimanya itu. “Jangan ah, malu saya. Yang pasti rupiah. Rahasia kalau nominalnya,” ucap Ana. Ia mengaku awalnya tak ada niat memberikan bingkisan tersebut kepada rombongan Raja Salman. “Tadi ada yang menyarankan (diserahkan saja),” papar dia.

Baca Juga :  Bawaslu Bali Usulkan Dana Pilkada Serentak di 6 Kabupaten dan Kota

Ana ‎mengaku sengaja datang ke Kompleks Puja Mandala begitu mendengar Pangeran Raja Salman akan melaksanakan ibadah salat Jumat di sini. “Katanya Pangeran mau salat Jumat di sini, ya sudah saya ke sini. Saya juga tadi sempat kasih kartu nama ke beliau. Orangnya tadi yang naik mobil Alphard hitam,” ucapnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here