Arya Wibawa Resmikan Edukator Dewata di SERAMBI BI 2026, Siapkan 43 Titik Penukaran Uang

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, meresmikan Edukator Dewata dalam rangkaian Kick-Off Semarak Rupiah Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di kawasan Museum Bajra Sandhi, Kamis (19/2/2026).

DENPASAR, BERITA DEWATA – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, meresmikan Edukator Dewata dalam rangkaian Kick-Off Semarak Rupiah Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di kawasan Museum Bajra Sandhi, Kamis (19/2/2026).

Peresmian ditandai dengan penyematan selempang kepada perwakilan anak muda Bali yang ditunjuk sebagai edukator keuangan. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat terkait penggunaan dan pengelolaan uang rupiah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja, jajaran Forkopimda, perwakilan OJK, serta sejumlah organisasi kepemudaan.

Arya Wibawa mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia menghadirkan program SERAMBI 2026, khususnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan penukaran uang menjelang hari besar keagamaan.

“Program ini penting untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar dan terpercaya di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang melalui jalur resmi yang telah disediakan guna menghindari potensi peredaran uang tidak layak atau tidak asli.

Selain itu, Arya Wibawa menilai kehadiran Edukator Dewata memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi, mulai dari mengenali ciri keaslian uang hingga pentingnya merawat uang rupiah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, R. Erwin Soeriadimadja, mengatakan program SERAMBI 2026 merupakan bagian dari kesiapan menghadapi peningkatan kebutuhan uang kartal menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Ia menyebut layanan penukaran uang akan berlangsung selama periode 13 Februari hingga 13 Maret 2026 di puluhan titik yang tersebar di Bali.

“Kebutuhan uang kartal diproyeksikan meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia menyiapkan 43 titik layanan penukaran uang yang didukung 12 perbankan dengan total 169 layanan penukaran.

Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat serta penyaluran bantuan sosial berupa ratusan paket sembako.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here