IWO Bali Silaturahmi dengan Ditintelkam Polda Bali, Bahas Peran Media Jaga Kamtibmas

DENPASAR, BERITA DEWATA – Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali menggelar silaturahmi dengan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali. Pertemuan tersebut membahas penguatan peran media dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

Kasubdit I Ditintelkam Polda Bali, AKBP Agung Budiarto, menyampaikan apresiasi kepada IWO Bali atas hubungan baik dan komunikasi yang selama ini terjalin. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Bali.

AKBP Agung mengajak IWO Bali untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait isu sampah dan penanganannya agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesimpangsiuran informasi di media sosial.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal dan memberikan pemahaman kepada publik terkait perkembangan rencana strategis Bali. Hal tersebut dinilai perlu agar tidak terjadi framing negatif yang berpotensi memicu penolakan di tengah masyarakat.

Terkait fenomena banjir dan perubahan cuaca ekstrem di Bali, AKBP Agung mengimbau wartawan untuk menyajikan pemberitaan yang konstruktif dan mendorong kewaspadaan masyarakat tanpa menimbulkan kepanikan.

Selain itu, ia menyoroti maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA), mulai dari overstay, pelanggaran adat, hingga pelanggaran lalu lintas. Media diharapkan dapat mengedukasi publik agar masyarakat memahami langkah pemerintah dan kepolisian dalam penegakan hukum terhadap WNA yang tidak tertib.

Menutup pertemuan, AKBP Agung mengajak IWO Bali meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan Ditintelkam Polda Bali guna mencegah penyebaran hoaks, baik di media sosial maupun portal berita daring, dengan mengedepankan prinsip “saring sebelum sharing”.

Sementara itu, Ketua IWO Provinsi Bali, Tri Widiyanti, menegaskan komitmen IWO dalam mendukung pemerintah dan kepolisian menciptakan kamtibmas yang kondusif melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

Ia menilai perlunya peningkatan komunikasi antara pemerintah, kepolisian, dan media, khususnya terkait isu banjir, agar informasi yang beredar di masyarakat tidak simpang siur dan tetap sesuai fakta di lapangan.

Terkait keresahan publik atas maraknya tindakan WNA nakal, Tri Widiyanti menekankan pentingnya rilis resmi dari kepolisian guna mencegah hoaks dan spekulasi di media sosial.

“IWO siap mendukung Polda Bali dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pemberitaan positif dan berimbang, serta menjalin koordinasi dalam kegiatan literasi media dan peningkatan kapasitas jurnalis online,” ujarnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here