Wisuda Perdana INF Nagekeo: 36 Sarjana Dilantik, Tonggak Sejarah Baru Pendidikan di Flores

Sebanyak 36 sarjana dari Institut Nasional Flores (INF) diwisuda dalam upacara perdana yang digelar di Aula Setda Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, Kamis (27/11/2025)

NTT, BERITA DEWATA – Sebanyak 36 sarjana dari Institut Nasional Flores (INF) diwisuda dalam upacara perdana yang digelar di Aula Setda Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, Kamis (27/11/2025). Para lulusan berasal dari tiga fakultas yakni Pertanian, Perikanan, dan Peternakan.

Wisuda perdana ini menjadi momentum sejarah bagi INF yang berada di bawah Yayasan Flores Mentari. Acara berlangsung dengan nuansa budaya lokal, diawali tarian adat siswa SMA Negeri Danga dan lantunan paduan suara SMAK Baleriwu.

Upacara berlangsung hikmat dan dihadiri Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, orator ilmiah DR Ahmad Syamsudin, M.Pd, Ketua Tim Kerja Kelembagaan LL Dikti Wilayah 15 NTT Siprianus Tua, perwakilan DPRD, pimpinan perguruan tinggi se-Flores dan Timor, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga sponsor seperti Bank NTT, BRI, BNI dan PT Charoen Pokphand Indonesia.

Tonggak Baru Pendidikan Flores–Nagekeo

Rektor INF DR Yohanes Freadiyanus Kasi, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa wisuda perdana ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan tinggi di Flores dan NTT.

“INF memang baru berdiri lima tahun. Hari ini menjadi momen bersejarah karena kami berhasil mewisuda 36 sarjana pertama dari tiga fakultas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran INF merupakan wujud komitmen menghadirkan akses pendidikan tinggi berkualitas di Flores, khususnya pada bidang ketahanan pangan.

Meski masih muda, INF telah mengantongi akreditasi BAN-PT untuk perguruan tinggi dan program studi, mendapat kuota KIP-Kuliah, serta mengikuti program PMM-15. INF juga mulai membina dosen untuk pengajuan jabatan fungsional dan sertifikasi dosen.

“Dosen kami sudah mendapat hibah penelitian. Pelaporan data mahasiswa di PDDikti juga terus didampingi agar tata kelola akademik semakin baik,” ungkapnya.

Sejak 2023, INF sudah berpartisipasi dalam berbagai seminar nasional dan internasional. Salah satunya International Joint Seminars on Education, Social Science, and Applied Science (IJESAS) bekerja sama dengan PAPENTARA, DSE, dan BREC.

Tahun 2026, seminar internasional rencananya digelar di Filipina dan dirangkai dengan kegiatan pengabdian masyarakat serta kerja sama internasional.

INF juga mencatat prestasi riset. Tiga dosen memperoleh hibah penelitian total Rp 72 juta untuk riset terkait MBG, penyakit darah pisang, dan virus ASF pada babi. Proposal penelitian 2026 juga telah diajukan.

INF berencana membuka kelas khusus untuk masyarakat yang sudah bekerja, termasuk ASN dan anggota TNI Batalyon Wakanga Mere yang ingin memperdalam ilmu pertanian dan ketahanan pangan.

“Kami sosialisasikan kepada ASN lulusan SMA dan meminta izin ke Batalyon Wakanga Mere agar anggota TNI yang baru lulus SMA dapat kuliah di INF, terutama bidang pertanian, peternakan, dan perikanan,” kata Rektor.

Program tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional yang menekankan penguatan pangan dan sistem pertanian terpadu.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here