Sekolah di Denpasar Matangkan Persiapan TKA, Guru hingga Orang Tua Dilibatkan

Kepala SD Negeri 2 Padangsambian, Ni Luh Julianti, S.Pd.SD., M.Pd., (kanan) saat memberikan keterangan kepada Wali Murid Kelas VI, Kamis (29/01/2026).

DENPASAR, BERITA DEWATA – Sejumlah sekolah mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. Meski bersifat tidak wajib, TKA dinilai penting sebagai bekal murid melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kepala SD Negeri 2 Padangsambian, Ni Luh Julianti, S.Pd.SD., M.Pd., mengatakan pihak sekolah bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait TKA. Langkah awal dilakukan dengan mempersiapkan tenaga pendidik melalui pelatihan dan pendalaman materi.

“Kami mengundang narasumber untuk memberikan pemahaman kepada guru, mulai dari jenis-jenis soal, informasi teknis, hingga strategi pelaksanaan. Setelah itu kami membentuk tim khusus untuk memberikan pengayaan dan pendampingan kepada murid,” ujar Julianti, Selasa (28/1/2026).

Pendampingan tersebut diwujudkan dalam bentuk pelajaran tambahan, khususnya pada mata pelajaran Matematika. Sekolah juga menjalin komunikasi intensif dengan orang tua melalui grup WhatsApp guna menyampaikan jadwal TKA serta program pendampingan yang telah berjalan sekitar dua minggu terakhir.

“Ini kebijakan pemerintah, jadi harus cepat kita laksanakan agar pelayanan pendidikan kepada anak-anak tetap maksimal. Yang paling penting adalah koordinasi dan komunikasi antara guru dan orang tua,” tegasnya.

Julianti berharap hasil TKA yang diperoleh murid nantinya optimal dan dapat dimanfaatkan sebagai nilai prestasi untuk mendaftar ke sekolah lanjutan. Namun, ia menekankan bahwa hasil tersebut sangat bergantung pada kesiapan murid serta kerja sama antara sekolah dan keluarga di rumah.

“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua sangat penting. Jika komunikasi berjalan baik dan persiapan matang, hasilnya tentu akan mengikuti,” katanya.

Sementara itu, Wali Kelas VI sekaligus Guru Pembimbing TKA, I Made Hermawan Surya Putra, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di SD Negeri 2 Padangsambian direncanakan berbasis komputer.

“Pelaksanaannya menggunakan PC atau laptop yang disediakan sekolah. Jika ada keterbatasan, kami akan berupaya bekerja sama dengan pihak ketiga agar setiap siswa tetap mendapatkan satu perangkat,” jelasnya.

Menurut Hermawan, secara teknis TKA memiliki kemiripan dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan Ujian Nasional (UN) pada masa sebelumnya. Soal TKA mencakup literasi dan numerasi, dengan komposisi 15 soal dari pusat, 8 soal dari provinsi, serta 7 soal dari kabupaten/kota.

Untuk memaksimalkan kesiapan siswa, sekolah telah melaksanakan bimbingan belajar, try out rutin setiap bulan, serta pemantapan materi berdasarkan hasil evaluasi try out.

“Hasil try out kami jadikan acuan untuk memperdalam materi yang masih belum dikuasai siswa. Dengan begitu mereka lebih siap menghadapi soal TKA,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peserta TKA akan mendapatkan sertifikat resmi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan.

“Kami masih menunggu aturan teknis terbaru terkait pencetakan sertifikat, namun kami akan terus berkoordinasi agar semua proses berjalan sesuai ketentuan,” pungkas Hermawan.

 

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here