BeritaDewata.com, Buleleng – Sebuah mobil Avansa warna hitam DK 1067 YF yang memuat delapan orang penumpang jatuh terperosok di perkebunan milik warga, di Dusun Sekar Sari Desa Selat Kecamatan Sukasada, Buleleng. Mobil terperosok ke dalam jurang sedalam 14 meter. Mobil yang dikendarai Kadek Budi mengalami rem blong atau Out Of Control (OC) di Kecamatan Sukasada, Rabu malam (10/05/2017).
Mobil Avansa yang dikemudikan oleh Kadek Budi warga Dusun Tukad Baas, datang dari arah selatan menuju utara ke Desa Selat. Saat tiba di kawasan hutan, rem tidak berfunsi maksimal. Upaya sang sopir untuk mengendalikan mobil pun sia-sia. Didalam mobil terdapat delapan penumpang yang masih warga Dusun Bulu Lada.
Rombongan yang baru selesai dari sebuah acara persembahyangan di Kabupaten Gianyar akan pulang ke Dusun Bulu Lada melalui jalur Desa Wanagiri-Selat. Jalur ini dipilih sang sopir karena terbilang sangat singkat dan lebih dekat bila dibandingkan dengan jalur Denpasar-Singaraja.
Namun sesampai di kawasan Hutan Desa Selat, sopir tidak menyangka akan terjadi suatu kecelakaan. Ketika memasuki kawasan hutan, kondisi jalan sangat terjal memiliki banyak tikungan tajam.
Saat itu sopir tak mampu menghentikan laju mobil dengan kondisi rem Blong hingga memasuki kebun warga dan jatuh di kedalaman 14 meter. Warga sekitar yang mendengar kejadian tersebut segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi penumpang yang masih di dalam mobil.
Dari 8 penumpang tersebut, penumpang bernama Ketut Erawati meningghal dunia, karena luka sangat parah. Saat dilarikan ke RSU Singaraja, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Jajaran Polsek Sukasada yang menerima laporan dari Bimas Desa segera mendatangi TKP ke Desa Selat. Polisi akhirnya bersama masyarakat melakukan evakuasi terhadap para korban.
Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Polsek Sukasada beberapa saat setelah kejadian.
“Ini murni kecelakaan karena rem tidak berfungsi atau blong. Sopir tidak bisa mengendalikan mobilnya dan langsung terjun ke jurang sedalam 14 meter,” ujarnya.
Saat ini polisi terus menyelidiki kecelakaan tersebut. Polisi juga akan mengukur lokasi kejadian, memeriksa sopir, memeriksa kondisi mobil. Belum ada penetapan tersangka dalam kejadian ini, namun pemeriksaan terus dilakukan.