
DENPASAR, BERITA DEWATA – Polda Bali meningkatkan patroli keamanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H. Patroli dilakukan melalui Operasi Cipta Kondisi Ops Cipkon Agung 2026 guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Salah satu fokus patroli dilakukan di lokasi pembuatan ogoh-ogoh, tradisi khas Bali menjelang Nyepi. Patung raksasa ini biasanya dibuat secara gotong royong oleh warga di balai banjar sebagai simbol kebersamaan sekaligus ekspresi seni budaya masyarakat Bali.
Pada Sabtu (7/3/2026), personel Satgas Preventif Ops Cipkon Agung 2026 melakukan patroli di Balai Banjar Gerenceng, Jalan Sutomo, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara. Di lokasi tersebut, para pemuda dan warga banjar terlihat tengah merampungkan ogoh-ogoh yang akan diarak saat malam pengerupukan.
Patroli dipimpin Iptu I Made Sukrata. Selain melakukan pengawasan, petugas juga menerapkan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Setibanya di lokasi, petugas lalu lintas langsung melakukan pengaturan kendaraan serta penjagaan di depan Banjar Gerenceng. Langkah ini dilakukan agar aktivitas warga yang membuat ogoh-ogoh tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
Di dalam balai banjar, sejumlah ogoh-ogoh terlihat berdiri kokoh meski masih dalam tahap pengerjaan. Para pemuda banjar tampak bekerja bersama menyelesaikan detail patung tersebut.
Di sela kegiatan patroli, personel kepolisian juga berdialog dengan pedagang, juru parkir, dan warga sekitar. Petugas memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar seluruh rangkaian kegiatan menjelang Nyepi dapat berlangsung tertib dan aman.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengatakan patroli ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga tradisi budaya Bali.
“Kami hadir bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Tradisi ogoh-ogoh adalah bagian dari budaya yang harus dijaga bersama,” kata Ariasandy.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan, serta bersama-sama mewujudkan situasi Bali yang aman dan kondusif.
Melalui patroli rutin dan pendekatan humanis ini, kepolisian berharap seluruh rangkaian perayaan Nyepi maupun Idul Fitri dapat berlangsung lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan tradisi dan ibadah dengan aman dan damai.



















































