Parade Ogoh-Ogoh “Kala Rau” Meriahkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Jelang Nyepi 1948 Caka

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menghadirkan parade ogoh-ogoh bertema “Kala Rau” di area bandara pada Senin (16/3) sore.

BADUNG, BERITA DEWATA – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menghadirkan parade ogoh-ogoh bertema “Kala Rau” di area bandara pada Senin (16/3) sore.

Parade tersebut digelar oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sebagai bagian dari thematic event untuk memperkenalkan budaya Bali kepada para penumpang domestik maupun internasional.

Ogoh-ogoh Kala Rau bersama tokoh Dewi Ratih diarak mengelilingi area bandara mulai dari terminal keberangkatan domestik menuju kedatangan internasional sekitar pukul 16.30 WITA. Atraksi budaya ini diiringi musik baleganjur serta pertunjukan sendratari yang menceritakan kisah Kala Rau yang memakan bulan.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya menghadirkan pengalaman budaya Bali bagi wisatawan yang baru tiba maupun yang hendak meninggalkan Pulau Dewata.

“Bandara tidak hanya menjadi tempat perjalanan, tetapi juga gerbang pertama bagi wisatawan untuk mengenal budaya Bali. Kami ingin menghadirkan customer experience yang berkesan dalam menyambut Hari Raya Nyepi melalui parade ogoh-ogoh bertema Kala Rau ini,” kata Nugroho dalam keterangannya, Senin (17/3/2026).

Parade ogoh-ogoh ini merupakan hasil kolaborasi manajemen bandara bersama Suka Duka Umat Hindu Angkasa Pura Indonesia dan Sanggar Krisna Batubulan.

Setelah menampilkan sendratari di area kedatangan internasional, ogoh-ogoh kemudian kembali menuju area kedatangan domestik untuk menghibur para penumpang dan pengunjung bandara.

Salah satu penumpang asal Jakarta, Evelyn, mengaku antusias melihat pertunjukan tersebut.

“Seru banget karena kita datang ke Bali langsung disambut dengan parade ogoh-ogoh. Semoga acara seperti ini bisa terus dilakukan untuk mempromosikan budaya Bali,” ujarnya.

Pihak bandara berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman unik bagi penumpang sekaligus mendukung pelestarian seni dan budaya Bali menjelang perayaan Nyepi.

“Kami juga mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh masyarakat yang merayakan. Semoga kedamaian menyertai kita semua,” tutup Nugroho.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here