KUALA LUMPUR, BERITA DEWATA — Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia terus meneguhkan posisinya sebagai pusat layanan jantung bertaraf global dan menjadi rujukan utama pasien Indonesia. Komitmen ini diperlihatkan melalui pelaksanaan program Familiarisation (FAM) Trip 2025 yang digelar pada 11–14 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut, IJN mengundang perwakilan media dan mitra rujukan dari Indonesia untuk melihat langsung sistem layanan, fasilitas, serta standar keselamatan pasien yang diterapkan di pusat jantung nasional Malaysia itu.
Direktur Utama IJN, Prof Dato’ Sri Dr Mohamed Ezani Md Taib, mengatakan IJN menggabungkan kepakaran klinis, teknologi medis terkini, dan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam menangani penyakit jantung kompleks.
“IJN terus berkomitmen menyediakan perawatan kardiovaskular kelas dunia dengan tingkat keselamatan dan keberhasilan yang tinggi,” ujar Ezani.
Para delegasi diperkenalkan pada berbagai layanan unggulan IJN, termasuk bedah jantung invasif minimal, elektrofisiologi lanjutan, prosedur TAVI, hingga layanan kardiologi pediatrik untuk kasus jantung bawaan. Kunjungan fasilitas mencakup ruang kateterisasi, kamar operasi, serta pusat rehabilitasi jantung.
Reputasi IJN sebagai pusat jantung berstandar global diperkuat dengan akreditasi ulang Joint Commission International (JCI) untuk keenam kalinya. IJN juga meraih pengakuan Medical Excellence dan Medical Technology dalam program Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Flagship Medical Tourism Hospital.
Selain itu, delegasi Indonesia juga mengunjungi Putra Specialist Hospital Melaka, mitra strategis IJN yang mendukung kesinambungan layanan perawatan bagi pasien internasional.
Dengan lebih dari 5 juta kunjungan pasien sejak berdiri pada 1992, IJN dinilai terus menjadi pilihan utama pasien Indonesia yang mencari perawatan jantung yang aman, spesialis, dan berkualitas tinggi di kawasan Asia Tenggara.






















































