BI Bali Makedas-Kedas 2022, Bersama Jaga Kelestarian Kawasan Wisata

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho memimpin kegiatan bersih-bersih Pantai

DENPASAR, BERITADEWATA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan di kawasan wisata, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar aksi Bersih Pantai yang bertajuk “BI Bali Makedas-Kedas 2022” di sepanjang Pantai Mengiat, Kawasan ITDC Nusa Dua, Minggu (26/06).

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 orang pegawai Bank Indonesia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

“Kegiatan Bersih Pantai merupakan langkah kecil dan nyata yang diharapkan dapat memberikan dampak kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Indonesia pada isu lingkungan, termasuk ekonomi hijau, ” ujar Trisno melalui siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (29/06).

Baca Juga :  Tanah Diserobot, Ratusan Warga Desa Bentuk Perarem

Trisno menjelaskan kemajuan sektor pariwisata di Bali membawa dampak ekonomi bagi pulau dewata tersebut. Namun di sisi lain, hal ini membawa berbagai dampak pada lingkungan.

“Masalah sampah kerap menjadi persoalan bagi pariwisata di Bali, khususnya di kawasan wisata pantai. Kesadaran warga dan para wisatawan menjadi kunci utama dalam menjaga keindahan dan kelestarian objek-objek wisata alam di Indonesia, ” Jelasnya.

“Kegiatan Bersih Pantai yang dilakukan oleh Bank Indonesia diharapkan dapat memberikan contoh bagi warga dan wisatawan dalam menerapkan perilaku green culture sehingga turut menjaga pelestarian pariwisata Bali, ” Imbuhnya.

Selain aksi Bersih Pantai, juga diadakan penyerahan bantuan secara simbolis berupa 3 (tiga) buah tempat sampah (organik & anorganik) dan seperangkat peralatan kebersihan pantai kepada Desa Adat Peminge yang diwakili oleh Ketua Nelayan Pantai Mengiat.

Baca Juga :  Gubernur Tinjau Produksi Kain Tenun Endek Bali di Desa Sulang

Bank Indonesia turut melakukan penyelamatan lebih dari 100 telur penyu yang selanjutnya dibawa ke tempat penangkaran sebagai upaya pelestarian penyu dari ancaman kepunahan. Seluruh kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam menjaga keberlangsungan sektor pariwisata yang turut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi Provinsi Bali.

 

 

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here