Kompetisi Memasak “Cerita Rasa” Amartha Prosper Angkat Kisah UMKM Perempuan

Dalam foto terlihat para peserta tengah mengolah hidangan tradisional di area lomba, menggunakan bahan-bahan lokal yang merepresentasikan ketahanan keluarga sekaligus potensi ekonomi daerah. Setiap masakan tidak hanya dinilai dari cita rasa, tetapi juga dari cerita di balik proses usaha yang dijalani para Ibu Mitra.

DENPASAR, BERITADEWATA.COM — Sejumlah Ibu Mitra Amartha mengikuti Kompetisi Memasak bertajuk “Cerita Rasa” yang diselenggarakan oleh Amartha Prosper, Sabtu (24/1/2026), di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi perempuan pelaku usaha mikro untuk menampilkan kisah perjuangan dan kemandirian mereka melalui sajian kuliner berbasis pangan lokal.

Dalam foto terlihat para peserta tengah mengolah hidangan tradisional di area lomba, menggunakan bahan-bahan lokal yang merepresentasikan ketahanan keluarga sekaligus potensi ekonomi daerah. Setiap masakan tidak hanya dinilai dari cita rasa, tetapi juga dari cerita di balik proses usaha yang dijalani para Ibu Mitra.

Seorang Ibu asal Bali meracik lawar ayam, kuliner khas Pulau Dewata yang kaya bumbu dan filosofi kebersamaan, dalam ajang memasak “Cerita Rasa” oleh Amartha Prosper. Dari proses mengolah hingga menyajikan, lawar menjadi wujud pelestarian tradisi sekaligus kekuatan UMKM perempuan yang tumbuh dari dapur keluarga menuju kemandirian ekonomi.

Melalui program ini, Amartha Financial (Amartha)—perusahaan teknologi keuangan yang fokus pada pemberdayaan komunitas akar rumput—menegaskan komitmennya dalam mendorong ekonomi inklusif. Hingga kini, Amartha telah melayani lebih dari 3,7 juta perempuan pengusaha kecil dan mikro di 50.000 desa dengan total penyaluran modal usaha mencapai lebih dari Rp37 triliun.

Ibu Mitra Amartha asal Lombok mempersembahkan Ayam Taliwang, kuliner khas Nusa Tenggara Barat yang kaya rempah dan rasa pedas menggugah selera, dalam kompetisi memasak “Cerita Rasa” oleh Amartha Prosper. Hidangan ini menjadi simbol ketangguhan, tradisi, dan semangat kemandirian UMKM perempuan yang tumbuh dari dapur rumah tangga hingga menggerakkan ekonomi komunitas.

Konsep “Cerita Rasa” memposisikan makanan sebagai simbol kemakmuran yang tumbuh dari proses panjang, mulai dari pengelolaan rumah tangga, ketahanan pangan, hingga dukungan pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mengangkat peran UMKM perempuan sebagai penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan resilien.

Seorang Ibu asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan sobol, masakan tradisional khas Manggarai yang dimasak dengan teknik dan peralatan sederhana. Hidangan ini merepresentasikan kearifan lokal, kesabaran, dan peran perempuan dalam menjaga tradisi sekaligus ketahanan pangan keluarga dan komunitas.
Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here