BADUNG, Berita Dewata – Memeriahkan HUT RI ke-75 Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Badung bekerjasama dengan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Badung, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Badung, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama’ (KMNU) Badung, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Badung, mengadakan Lomba Film Video Pendek bertemakan “Toleransi Umat Beragama di Bali,”
Pengumuman lomba video pendek dilaksanakan di Gedung MTS Al-Ma’arif Jl. Taman Baruna No. XX, Jimbaran Kuta Selatan. Hadir dalam acara tersebut Ketua PCNU Badung, H. Aap Syafruddin Muslih, Rois Syuriah PCNU Badung KH. Muhammad Yaksar, Hadir juga, sekaligus didaulat sebagai yang menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba yaitu Tokoh Pemuda NU Millenial Miftachur Rohman.
“Lomba Film Video Pendek terkait Toleransi Umat Beragama di Bali, tentunya akan membawa dampak yang sangat luar biasa kepada remaja khususnya di Bali. Toleransi beragama, atau hubungan baik antar sesama “habluminannas” itu adalah sebuah toleransi yang harus kita jalankan,” kata Miftahur Rohman, ditemui usai acara, Senin, 17 Agustus 2020.
Menurutnya, pemuda- pemudi era Milenial seoeetibsaat ini, kegiatan seperti ini harus terus di gelorakan, dengan harapan semangat untuk menjaga toleransi akan terus terjaga diamana, dalam kehidupan ini kita akan selalu berdampingan dengan saudara kita yang berbeda keyakinan, bebeda Agama.
“Menjaga toleransi dimulai dari diri kita sendiri, sekarang hari ini bertepatan dengan 17 Agustus 2020 dengan Semangat Kemerdekaan tentunya apa yang di lakukan LTN NU Bandung melalui lomba film video pendek toleransi umat beragama di Bali tentu memberi harapan untuk kita, mari kita jaga Bali.” Terangnya.

Imbuhnya, yang pada akhirnya kegiatan seperti ini, akan mendongkrak potensi-potensi yang terpendam dari anak-anak muda terutama berkaitan dengan karya pembuatan Film pendek dan sejenisnya, “kami memberikan apresiasi yang sangat luar biasa, karena 20 tahun 30 tahun 70 tahun yang akan datang nasib negara ini ada di tangan pemuda dan pemudi.” Tegasnya.
Ketua PCNU Badung, H. Aap Syafruddin Muslih, bersama Rois Syuriah PCNU Badung KH. Muhammad Yaksar menyambut baik acara tersebut. “Alhamdulillah ini merupakan kegiatan yang baik, mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini toleransi di Bali bisa terus di jaga dan bisa mengambil pelajaran yang baik menjadi tolok ukur melalui film pendek ini, selamat dan terima kasih untuk Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” ujar H. Aap.

Film pendek yang berjudul “Antar” berhasil menjadi juara pertama dari puluhan video yang menjadi peserta lomba. “Terima kasih untuk LTN NU yang sudah mengadakan Lomba Film Pendek ini, film ini saya buat selama beberapa hari dengan berpindah-pindah tempat sedikitnya ada tiga lokasi pengambilan gambar,” ujar Mohammad Asmara selaku penulis cerita dan sebagai Sutradara.
Menurutnya tim pembuatan film sempat pesimis karena tidak memiliki perlengkapan seperti kamera dan peralatan lainya yang biasa digunakan pembuatan film pendek. Dengan prinsip bahwa nyawa sebuah film bukan dari alat yang digunakan tetapi adalah dari cerita apa yang akan disampaikan kepada penonton.
“Kemenangan ini saya fikir bukan hanya finis di sini, tetapi merupakan batu loncatan untuk lebih banyak lagi karya lagi kedepannya. Walau hanya menggunakan peralatan seadanya yaitu menggunakan “Smartphone” di Genggaman,kita bisa berkarya yang bermanfaat buat orang banyak.” Tutupnya
Diketahui Lomba Film Video Pendek bertemakan “Toleransi Umat Beragama di Bali,” di gelar terbuka untuk umum dan pesertanya banyak dari berbagai kalangan dan lintas agama, “semangatnya adalah menyebarkan semangat toleransi antar umat beragama, jadi lomba ini digelar terbuka untuk umum, semoga kedepan bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini lebih baik lagi kedepanya.” Ujar Sabrianto mewakili ketua panitia acara.