Pemkot Denpasar Raih Anugerah Cita Negeri 2025 dari Kompas TV, Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif

Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, mewakili Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menerima Penghargaan Anugerah Cita Negeri Kompas TV Tahun 2025 yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin (10/11) malam.

JAKARTA, BERITA DEWATA – Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa kembali menorehkan prestasi nasional. Kali ini, Denpasar meraih Penghargaan Anugerah Cita Negeri Kompas TV Tahun 2025 untuk kategori Cita Damai dan Inklusi.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diterima Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, mewakili Wali Kota Denpasar, di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin (10/11/2025) malam. Turut hadir mendampingi, Kabag Prokopim Setda Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana.

Kategori Cita Damai dan Inklusi merupakan bentuk apresiasi Kompas TV kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menciptakan iklim toleransi, kedamaian, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Selain Denpasar, penghargaan serupa juga diterima oleh Kabupaten Fakfak, Kota Kupang, dan Kota Magelang.

Dalam acara tersebut, hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurahman, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Menteri Bappenas Febrian Alphyanto, serta Direktur Utama Kompas TV Rosiana Silalahi.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan pentingnya nilai toleransi dan kerukunan dalam pembangunan nasional.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antar masyarakat. Toleransi adalah kunci untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kolaborasi lintas etnis dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima Pemkot Denpasar.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja keras seluruh jajaran Pemkot Denpasar dalam membangun kolaborasi dan inovasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Denpasar konsisten mewujudkan pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat toleransi dan kolaborasi antar berbagai etnis di ibu kota Provinsi Bali tersebut.

Sementara Kabag Prokopim Setda Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, mengatakan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen—mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

“Ini bukti semangat menyama braya dan sinergi di Kota Denpasar. Penghargaan ini milik seluruh masyarakat Denpasar yang telah menjaga toleransi dan kolaborasi lintas budaya,” ujarnya.

Cokorda Gede Partha menegaskan, Pemkot Denpasar akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kami akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Denpasar yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis,” katanya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here