KARANGASEM, BERITA DEWATA – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengajak seluruh pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) untuk terus memegang teguh nilai-nilai persatuan dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yakni ajaran Hindu yang berarti “Kita semua bersaudara”.
Ajakan itu disampaikan saat Giri Prasta menghadiri Lokasabha Madya VII MGPSSR Kabupaten Karangasem yang digelar di UKM Center Amlapura, Sabtu (12/7). Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Implementasi Swadarmaning Kepasek, Kita Wujudkan SDM Pasek yang Unggul Menuju Karangasem yang Agung”.
“Bali ini dibangun oleh orang-orang suci seperti Rsi, Dang Hyang, Ratu Pasek, Ratu Penyarikan, Ratu Dukuh, dan lainnya. Sekarang giliran kita sebagai pewaris untuk menjaga warisan mereka dengan penuh tanggung jawab dan kebersamaan,” kata Giri Prasta dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya semeton Pasek untuk bersatu dan mendukung berbagai program pelestarian adat, seni, dan budaya Bali yang tengah dijalankan Pemprov Bali.

“Mari kita sagilik saguluk salunglung sabayantaka. Dengan kebersamaan, kita akan mendapat kerahayuan dan kesejahteraan bersama,” ajaknya.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi keberadaan MGPSSR yang sudah berkiprah selama 37 tahun. Ia berharap organisasi ini bisa terus mencetak pemimpin berkualitas yang paham AD/ART dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Karangasem.
“Organisasi ini jadi warna positif dalam pembangunan daerah. Kami mendukung penuh eksistensi dan peran MGPSSR ke depan,” ujar Pandu.
Sekretaris Panitia, I Gede Surya Darmawan, menambahkan Lokasabha kali ini diikuti sekitar 300 peserta. Kegiatan difokuskan untuk mempererat hubungan semeton Pasek, menyusun program kerja lima tahunan, serta memilih ketua dan pengurus MGPSSR Karangasem periode 2025–2030.
Dana kegiatan ini seluruhnya berasal dari swadaya pasemetonan. Hadir pula Ketua DPRD Karangasem, Sekda Karangasem, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.