
DENPASAR, BERITA DEWATA – TP PKK dan Posyandu Kota Denpasar mulai mensosialisasikan Program Kulkul PKK dan Posyandu sebagai upaya penguatan gotong royong serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Kegiatan ini digelar di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (5/1/2026).
Program yang diinisiasi TP PKK Provinsi Bali ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan bersih, sehat, dan tertata, sejalan dengan implementasi 10 Program Pokok PKK dan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu akan dilaksanakan secara berjenjang dan serentak melalui aksi bersih-bersih lingkungan di setiap wilayah.
“Gerakan ini merupakan implementasi PKK dan Posyandu 6 SPM, khususnya pada aspek gotong royong, kesehatan, dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, filosofi kulkul sebagai alat komunikasi tradisional Bali diangkat untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di masyarakat. Melalui gerakan ini, TP PKK diharapkan menjadi penggerak utama dalam pengelolaan kebersihan lingkungan berbasis sumber.
“Kami berharap gerakan ini dapat terlaksana secara konsisten sehingga ke depan mampu mewujudkan Kota Denpasar yang bersih dan nyaman,” kata Sagung Antari.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD Kota Denpasar, Tresna Yasa, menjelaskan Program Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan setiap Minggu pertama setiap bulan. Aksi gotong royong dimulai dari lingkungan rumah, telajakan, tempat suci, hingga fasilitas umum.
“Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali kesadaran dan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.





















































