
DENPASAR, BERITA DEWATA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mendorong pemerataan literasi digital di lingkungan pendidikan berbasis pesantren melalui Program Pesantren Digital yang digelar di Yayasan Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Denpasar.
Program ini menyasar santri, tenaga pendidik, hingga pengelola yayasan dengan pelatihan pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung dakwah digital, pengelolaan media sosial pesantren, serta pengembangan UMKM berbasis komunitas.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi literasi digital dan AI, pengenalan berbagai aplikasi AI, hingga teknik menyusun prompt yang efektif untuk pembuatan konten dakwah, promosi produk UMKM pesantren, serta komunikasi publik di media sosial. Peserta juga diedukasi mengenai etika penggunaan AI, termasuk transparansi konten berbasis AI di platform media sosial.
Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto, mengatakan program ini bertujuan memperkuat peran pesantren agar tetap relevan di era digital tanpa meninggalkan nilai spiritual dan kearifan lokal.
“Santri kami dorong untuk mampu memanfaatkan digital dan AI secara bijak, kreatif, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Dodik dalam keterangannya, Kamis (18/12).
Selain pelatihan, XLSMART juga menyalurkan donasi kuota internet gratis sebesar 84 GB per bulan selama satu tahun melalui program Gerakan Donasi Kuota (GDK), serta memberikan kartu SIM dengan paket data 150 GB per bulan untuk mendukung operasional yayasan. Zakat karyawan XLSMART juga disalurkan kepada santri yatim dan dhuafa.
Program ini terlaksana berkat kolaborasi XLSMART dengan Yayasan Masjid Al-Muhajirin Bali, DT Peduli, Komunitas Bloggercrony, dan platform digital SiniNgaji.























































