Wakil Bupati Klungkung Lakukan Pemantauan Posko Penampungan Pengungsi

Klungkung – Guna memastikan para pengungsi Gunung Agung telah mendapatkan bantuan logistik serta menempati lokasi penampungan yang layak, Wakil Bupati Klungkung Made Kasta melakukan pemantauan Posko Penampungan Pengungsi disejumlah tempat, Jumat (29/9/2017). Dalam kegiatan ini Wabup Kasta didampingi Ny. Sri Kasta dan perwakilan dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia mengunjungi posko pengungsi dikecamatan Banjarangkan dan Klungkung.

Dalam pantauannnya di lapangan, yakni di Posko Penampungan Desa Takmung, Wabup Kasta mendapati para pengungsi sudah menempati tempat yang layak dan mendapatkan bantuan logistic secara rutin.Para pengungsi memilih rumah rumah warga dibandingkan tinggal di ballai desa/banjar.

Menurut Perbekel Desa Takmung Nyoman Mudita, para pengungsi yang berasal dari Desa Sebudi ini memilih tinggal dirumah rumah warga yang ditawarkan secara sukarela oleh pemiliknya. Dengan menempati rumah warga maka kegiatan mck akan lebih mudah.

Baca Juga :  Kasus Proyek Gudang Mikol dan Warga di Banjar Sakah Berlanjut

“Para pengungsi lebih memilih rumah warga dikarenakan lebih nyaman dan tidak harus berebut ketika melakukan kegiatan MCK, dibandingkan jika tinggal di balai desa/banjar,”ujar Nyoman Mudita.

Ditambahkan pula, bantuan logistic dari posko pusat GOS Swecapura yang ditampung di balai Desa Takmung, didistribusikan ke rumah rumah penampungan dengan dibantu para relawan dan prajuru desa. Diwilayah desa Takmung tercatat 900 jiwa lebih pengungsi akibat aktivitas Gunung Agung. Mereka tersebar di seluruh wilayah Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.

Sementara itu ditempat lain yakni Posko Penampungan Pengungsi Desa Satra, Kecamatan Klungkung Wabup Made Kasta mendapati sejumlah ibu ibu pengungsi tengah mengisi kegiatannya dengan membuat anyaman bambu. Para ibu ibu pengungsi yang berasal dari Desa Sebudi dan Muncan ini mengaku, dirinya memang pengerajin anyaman yang nantinya akan dijual kepasar. “Memang semestinya seperti ini, lakukan kegiatan – kegiatan yang berguna sehingga tidak jenuh ketika berada di penampungan,” ujar Wabup Kasta.

Baca Juga :  Serahkan BLT, Bupati Suwirta Berharap Warga Penerima BLT Tepat Sasaran

Sementara itu Dewa Made Mudita selaku Kaur Desa yang juga sekaligus relawan mengatakan, sebanyak 238 jiwa pengungsi berada diwilayah Desa Satra. Para pengungsi ini tersebar disejumlah titik yakni di rumah rumah warga dan di balai Puskesmas. Bantuan logistic berupa sembako dan bahan kebutuhan lainnya sudah rutin diterima para pengungsi dari Posko Pusat setiap tiga hari sekali. Dengan bantuan para ibu ibu PKK dan anggota Linmas, bantuan logistic dibagikan keseluruh titik pengungsian di Desa Satra.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here