Tirtawan : Bandara Internasional Bali Utara “Jangkarnya Indonesia”

Nyoman Tirtawan anggota DPRD Bali / Istimewa

Buleleng, BeritaDewata.com – Sang Legeslator Partai NasDem Nyoman Tirtawan anggota DPRD Bali , yang berhasil memangkas dana Pilgub Bali tahun lalu sebesar 98 Miliyar kini kembali mendukung rencana pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara yang tepatnya di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Dari pandangan sang pemangkas anggaran tersebut, bahwa Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) bukan sekedar Bandara yang kini sedang menggaung-gaung dan bahkan dari tahun ketahun seperti dijadikan wacana itu sebagai alat politik untuk meraup suara tetapi BIBU adalah “jangkarnya Indonesia”.

Nyoman Tirtawan yang menulis dang mengunggah itu melalui acount Feceboknya mengatakan, “Bandara Bali Utara adalah ‘jangkarnya Indonesia’ sehingga wajib dibangun segera agar mampu menjadi dinamu Indonesia dalam kancah dunia pariwisata,” ujar Tirtawan .

Legeslator Partai NasDem asal Desa Bebetin, Buleleng, menyatakan bahwa BIBU merupakan infrastruktur utama untuk mengakses datangnya wisatawan mancanegara.

“Indonesia yang luasnya sekitar 1,9 juta Km2 dan hampir 6 kali lipat luas Malaysia serta memiliki flora dan fauna yang exotic plus kultur yang magic semestinya kunjungan wisatawan 125-150 juta, bukan 9 juta,”sindirnya.
Tirtawan yang sudah melanglang buana kebeberapa Negara melakukan studi banding kini membandingkan dengan negara Malaysia yang luasnya hanya 1/6 dari Indonesia namun kunjungan wisatawannya mencapai 25 juta. “Kenapa kita tidak bisa punya kunjungan wisatawan 6 kali Malaysia,” jelasnya

Dikonfirmasi oleh Beritadewata.com atas status yang dibuatnya pada Rabu (2/1) sore , Tirtawan dengan jelas dan blak-blakan mengatakan, maka Indonesia wajib dan patut memiliki Bandara Internasional di tengah-tengah Indonesia yang nantinya berfungsi sebagai jangkarnya pariwisata Indonesia.

“Lokasi yang tepat memang di Bali Utara karena Bali Utara letaknya sangat strategis sebagai konektor Pulau Sulawesi, Kalimantan, NTB, NTT dan Papua,” papar Tirtawan.

Menurut hitungan politisi NasDem yang dikenal sebagai vokalis DPRD Bali itu bahwa bila BIBU itu terwujud maka devisa untuk negara bisa mencapai Rp 1.540 triliun. “Devisa untuk negara = 1,76 juta x7 x 125 juta = Rp 1.540 triliun = 3/4 APBN,” demikian uraian devisa versi Tirtawan(frns-dmr).

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here