Tingkat Hunian Favehotel Sunset Seminyak Penuh Saat Nyepi

Staff in cas Favehotel Sunset Seminyak saat Nyepi

Beritadewata.com, Badung – Keamanan dan kenyamanan menjadi hal utama yang diperhatikan oleh pihak hotel dalam memanjakan pengunjung, hal ini juga yang menjadi perhatian favehotel Sunset Seminyak dalam rangka memanjakan tamu-tamunya saat suasana Nyepi di Bali, Suasana Nyepi, Favehotel Sunset Seminyak tetap memberikan kesan pelayanan yang berciri khas budaya Bali, yaitu ramah, kekeluargaan, mengenakan pakaian adat Bali Madya selama hari raya Nyepi.

“Tingkat hunian saat suasana Hari Raya Nyepi tahun ini cukup baik, dari jumlah kamar sekitar 100 kamar terjual hampir 100 persen,” ungkap Food & Beverage Manager Favehotel Sunset Seminyak,  Ariyadi yang bertangung jawab mengkoordinir operation pada hari raya Nyepi di Favehotel  Sunset Seminyak, ditemui, Selasa 28 Maret 2017.

Food & Beverage Manager Favehotel Sunset Seminyak, Ariyadi

Menurutnya, dari total 100 persen tamu yang menginap di Favehotel Sunset Seminyak, Western sekitar 15 persen, tamu Asia yang di dominasi pengunjung dari Cina, sekitar 40 persen dan sisanya tamu lokal dari yang datang dari luar Bali. “Tamu disini, didominasi oleh tamu lokal luar Bali, tamu Asia yaitu banyak tamu dari Cina, dan sekitar 15 persen Western.” ucapnya.

Menurutnya, pada pelaksanaan Nyepi, umat Hindu di Bali melaksanakan brata penyepian yang harus melakukan empat hal di antaranya Amati Geni (tidak menyalakan lampu), Amati Karya (tidak melakukan aktifitas kerja), Amati Lelungan (tidak bepergian) dan Amati Lelanguan (tidak melakukan kegiatan hiburan). Nyepi dilaksanakan mulai 28 Maret 2017 pukul 06.00 Wita hingga 29 Maret 2015 pukul 06.00 Wita sebagai tanda datangnya Tahun Baru Saka 1939.

“jadi jarang sekali, masyarakat Bali yang menginap di hotel, biasanya mereka memilih merayakan Nyepi dirumah melakukan tapa brata penyepian.” Terangnya.

Staf Favehotel Sunset Seminyak mengenakan pakaian adat Bali Madya selama hari raya Nyepi

Ariyadi menambahkan, Parade ogoh-ogoh di malam pengrupukan merupakan daya tarik tersendiri untuk tamu luar Bali yang memilih menginap di hotel pada saat Nyepi. “Hampir semua tamu, saat malam pengrupukan pergi keluar, mereka menyaksikan pawai ogoh-ogoh, dan tadi malam restoran hotel kita penuh sampai kekurangan kursi, karena tamu hampir berbarengan untuk makan malam.” Imbuhnya.

Pada saat Nyepi, tamu memiliki kebebasan untuk menikmati fasilitas hotel, tetapi dengan beberapa aturan sesuai rambu-rambu yang sudah disepakati pihak hotel dan pengurus Desa di wilayah. Diantaranya, saat malam harus gelap, dilarang menyalakan lampu listrik. “untuk hal itu, pihak hotel sudah mengatasi dengan memasang tirai khusus, agar cahaya lampu kamar tidak keluar.” Tambahnya.

Maria Renya Rosalin RG selaku Hotel Manager Favehotel Sunset Seminyak

Hotel Manager Favehotel Sunset Seminyak, Maria Renya Rosalin R.G berharap dalam memperingati Hari Raya Nyepi, Favehotel Sunset Seminyak tetap memberikan kesan pelayanan yang berciri khas budaya Bali, yaitu ramah, kekeluargaan dan saling menghargai dengan mengadakan kegiatan yang melibatkan tamu dan mengenalkan budaya Bali seperti pembuatan ketupat, paku Pipit dan canang, mengenakan pakaian adat Bali Madya selama hari raya Nyepi, berfoto bersama di depan Mural Art Favehotel Sunset Seminyak yang berlatar belakang Pura Ulundanu dan danau di wilayah Bedugul, Bali yang terkenal sejuk, asri dan hijau, sesuai dengan tagline Favehotel Sunset Seminyak, yaitu “Fun, Fresh And Friendly”. “Atas nama management dan staff Favehotel Sunset Seminyak, kami mengucapkan Selamat merayakan hari Raya Nyepi.” Pungkasnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here