DENPASAR, BERITA DEWATA – Sudamala Resort Sanur bersama Yayasan Sudamala Bumi Insani akan meluncurkan inisiatif baru dalam program keberlanjutan Sobat Hijau, yakni daur ulang minyak jelantah menjadi energi terbarukan. Program ini resmi diluncurkan pada 15 September 2025 di Sudamala Resort, Sanur.
Inisiatif ini menggandeng perusahaan teknologi hijau Noovoleum, yang berfokus pada inovasi pengolahan limbah dapur menjadi energi bersih. Sebagai bagian dari program, sebuah titik pengumpulan atau UCOllect akan dipasang di area resort untuk menampung minyak jelantah dari dapur hotel, mitra usaha sekitar, hingga warga lokal.
Minyak yang terkumpul kemudian akan diolah menjadi sumber energi terbarukan yang dapat membantu mengurangi polusi, menekan emisi gas rumah kaca, sekaligus mendukung target ekonomi sirkular Indonesia.

“Sobat Hijau adalah tentang menemukan cara nyata untuk melindungi lingkungan sekaligus melibatkan komunitas sekitar. Mendaur ulang minyak jelantah mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak besar dalam mengurangi limbah dan mendukung energi bersih,” ujar Ricky Putra, Chief Operating Officer Sudamala Resorts, dalam keterangannya, Selasa (12/8/2025).
Senada dengan itu, Cluster Bali Lombok General Manager Sudamala Resorts, Joan Mamahit, menegaskan pentingnya peran komunitas dalam keberlanjutan. “Sebagai bagian dari masyarakat Sanur, kami melihat keberlanjutan sebagai tanggung jawab bersama. Kami mengundang tetangga dan mitra untuk ikut serta mengubah sesuatu yang biasanya dibuang menjadi bermanfaat bagi semua orang,” katanya.
Sementara itu, Sri Nuka, Corporate HR & Sustainability Director Sudamala Resorts sekaligus Ketua Yayasan Sudamala Bumi Insani, menilai inisiatif ini bukan hanya soal pengelolaan limbah. “Lebih dari sekadar mendaur ulang minyak jelantah, ini tentang membangun kesadaran, mendorong perubahan perilaku, dan memastikan keberlanjutan menjadi bagian dari budaya kami,” ujarnya.
Head of Business Development noovoleum, Chitra Ananda menjelaskan bahwa keberhasilan program ini juga didukung kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Melalui aplikasi UCOllect, pengguna dapat memanfaatkan layanan penjemputan minyak jelantah bekerja sama dengan GrabExpress dan Dash Electric.
“Kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat bisa ikut berkontribusi, termasuk mereka yang kesulitan membawa limbah minyak jelantah ke titik pengumpulan,” kata Chitra.
Ia menambahkan, Noovoleum mengembangkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, keterlibatan komunitas, hingga program upcycling.
“Lewat kolaborasi dengan mitra, termasuk kelompok perempuan di komunitas, minyak jelantah dapat diubah menjadi produk bermanfaat, sementara biodiesel hasil olahan akan disesuaikan dengan harga pasar. Ini sejalan dengan visi kami untuk mendorong ekonomi sirkular dan keberlanjutan,” ujarnya.
Peluncuran program ini akan dibuka untuk masyarakat, mitra, dan tamu resort. Mereka dapat berpartisipasi dalam peresmian titik UCOllect sekaligus mempelajari bagaimana kontribusi sederhana dapat membantu mewujudkan Bali yang lebih bersih dan hijau.






















































