Sambut Hut ke 234, Pemkot Denpasar Bersihkan Situs Budaya

Sambut Hut ke 234, Pemkot Denpasar Bersihkan Situs Budaya di 3 Titik

DENPASAR, BERITADEWATA – Dalam rangka menyambut Hut Kota Denpasar ke 234 tahun, Pemerintah Kota Denpasar menggandeng Yayasan Beji Bhoewana Bali dan PT Karcher Indonesia melaksanakan pembersihan situs budaya mulai dari Pelingih- Pelinggih di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Patung Catur Muka Denpasar dan Patung Perjuangan Puputan Badung, Minggu (30/1).

Pembersihan dilakukan dengan alat semprot air yang dimulai dari Patung Perjuangan Puputan Badung, Patung Catur Muka dan Pura Agung Jagatnatha. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kadis Sosial Kota Denpasar, IGN Laxmy Saraswati, Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai serta Yayasan Beji Bhoewana Bali beserta jajaran.

Baca Juga :  Update Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Sembuh Bertambah 26 Orang

Kepala Yayasan Beji Bhoewana Bali, AA. Wiradarma didampingi Sekretaris, IGA. Mirah Maheswari mengatakan dalam rangka HUT ke 234 kota Denpasar, Yayasan Beji Bhoewana Bali menggandeng perusahaan Jerman Karcher yang merupakan perusahaan teknologi pembersih berbasis Air untuk turut berpartisipasi membersihkan situs budaya dan monumen yang ada di kota Denpasar.

“Yang terpilih adalah 3 titik di pusat kota Denpasar, yaitu patung icon kota Denpasar Catur Muka, monumen ‘Puputan Badung’ dan pelataran Pura Jagatnatha,” ujarnya.

Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata dunia dan sedang menunggu pembukaan airport untuk bisa langsung dikunjungi turis dari mancanegara, diharapkan bisa berbenah diri sebelum kedatangan tamu yg akan berdampak positip bagi semua pihak. Tentunya partisipasi Karcher melalui Yayasan Beji Bhoewana Bal diharapkan membawa dampak yang positif bagi perusahaan.

Baca Juga :  Pantai Lumangan, Destinasi Wisata Baru di Nusa Penida

“Yayasan Beji Bhoewana Bali sangat berterima kasih atas kerjasama dari Pemerintah Kota Denpasar yg sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk ‘ngayah’ membersihkan ikon kota Denpasar seperti Patung Catur Muka dan Monumen Puputan Badung yang mencerminkan semangat rakyat yang pantang menyerah para pejuang serta Pura JagatNata yang merupakan tempat persembahyangan bagi Umat Hindu untuk warga Denpasar dan para perantau yang tidak sempat pulang kekampungnya karena harus bekerja di Denpasar,” ujarnya.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas bantuan dalam bentuk CSR yang diberikan Yayasan Beji Bhoewana Bali beserta PT. Karcher Indonesia. Tentunya hal ini sangat memberikan manfaat dalam menjaga kebersihan situs, monumen dan tempat ibadah di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Kunjungi Desa Bakas, Wabup Klungkung Harap BUMdes Sumber Pendapatan Potensial Bagi Desa

“Atas nama masyarakat dan pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, tentunya hal ini sangat bermanfaat serta secara tidak langsung membantu pemerintah di bidang kebersihan,” kata Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan bahwa dalam masa pandemi covid 19 ini akan terus mendorong partisipasi BUMN, BUMD, Perbankan perusahaan swasta dan lainnya untuk ikut berpartisipasi di dalam pembangunan Kota Denpasar.

“Dengan pola gotong royong tentu hal hal yang berat dapat kita kerjakan bersama dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak maupun pembangunan di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here