Road Show IGK Kresna Budi di Dusun Pangusari Desa Tigawasa

Road Show IGK Kresna Budi di Dusun Pangusari Desa Tigawasa

BULELENG – Road Show Legeslator Partai Golkar IGK Kresna Budi asal Kelurahan Liligundi Buleleng mendapat respon positif dari masyarakat Desa Tigawasa Kecamatan Banjar.

Pertemuan kecil yang berhasil menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat pada Senin (3/12) menjadi hal yang sangat penting, berbagai keluhan masyarakat Desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Buleleng yang selama ini menjadi kendala kini terjawab sudah dengan hadirnya IGK Kresna Budi kedaerah penghasil anyaman bambu tersebut.

IGK Kresna Budi sebagai anggota DPRD Bali merasa bersalah, pasalnya daerah pengerajin anyaman tersebut sangat membutuhkan perhatian penuh dari pemerintah, yang mana Desa Tigawasa merupakan desa yang produktif. Menurutnya pemerintah Kabupaten dan Provinsi harus hadir untuk mensejahterakan rakyatnya.

Pertemuan yang menghadirkan lebih dari 40 warga Desa Tigawasa Dusun Pangusari, beberapa warga desa menyampaikan keluhan seperti tumbuhan cengkih banyak yang mengalami kematian setelah selesai musim panen, hal tersebut langsung dijawab oleh IGK Kresna Budi demi kesejahteraan masyarakat setempat kedepanya.

Selesai tatap muka dengan warga Dusun Pangusari desa Tigawasa, ketika dikonfirmasi terkait banyaknya keluhan masyarakat IGK Kresna Budi mengatakan,

“Kami prihatin ini lah yang disebut kemiskinan, kami juga merasa bersalah sebagai anggota dewan belum pernah hadir kedaerah ini. Seperti tadi kami lihat banyak tanaman cengkih mati setelah panen, disini kami tidak menyalahkan siapa, pemerintah tidak usah terus membangun didaerah yang sudah maju kita harus membangun dari pinggiran. Ada ketimpangan perhatian dari pemerintah kalau sudah seperti ini keadaan desa Tigawasa, kemiskinan terjadi,” papar Kresna Budi.

Road Show IGK Kresna Budi di Dusun Pangusari Desa Tigawasa

Dengan banyaknya para pngerajin anyaman di Desa Tigawasa keperihatinan tersebut sangat menjadi prioritas bagi sang Legeslator Partai Demokrat tersebut.

“Disini kita lihat banyak pengerajin Anyaman hal ini betul betul menjadi prioritas kami, kesejahteraan masyarakat sangat dibutuhkan. Desa Bali Aga ini tidak bisa dianggap remeh ketika mereka menjual hasil karyanya disini peran pemerintah sangat penting tinggalkan perbedaan warna mari satukan tujuan kita. Kami berharap pemerintah Kabupaten lebih memperhatikan daerah yang minus seperti ini,” jelas Kresna Budi.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here