Rai Mantra Tinjau Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Kota Denpasar

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara beserta Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi saat melaksanakan peninjauan UN tingkat SMP di SMPN 2 Denpasar, Senin (22/4).

DENPASAR, Berita Dewata – Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/Mts digelar serentak di seluruh Kota Denpasar. Sebanyak 73 SMP di Kota Denpasar terdaftar sebagai peserta UN tahun 2019 yang dibagi atas Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) yang diikuti oleh 39 SMP dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) yang diikuti 34 Sekolah di Kota Denpasar.

Karenanya, guna memastikan kelancaran pelaksanaan UN SMP di Kota Denpasar, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra turun langsung untuk meninjau pelaksanaan UN bersama seluruh jajaran di SMPN 2 Denpasar Senin (22/4).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi beserta jajaran Disdikpora Kota Denpasar. Pemantauan pun dilaksanakan diluar kelas sehingga siswa dapat fokus untuk mengikuti UN tahun 2019 ini.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat diwawancarai menjelaskan bahwa UN tahun ini memang bukan merupakan produk baru di Kota Denpasar. Dimana, sekolah di Kota Denpasar telah mengikuti UN beberapa tahun belakangan ini. Baik UNBK yang secara berkelanjutan terus dioptimalkan serta UNKP. “Kami berharap rangkaian UN tingkat SMP tahun ini dapat terlaksana dengan baik dan tentunya harus lebih maksimal dari tahun sebelumnya,” harap Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan UN tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana, nilai UN tak lagi menjadi acuan penerimaan saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Negeri, Kendati demikian Rai Mantra menekankan bahwa UN ini merupakan wahana untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.

“UN merupakan sarana untuk mengukur kepandaian siswa serta menjadi parameter keberhadilan proses belajar mengajar di sekolah, dan ini tentunya memberikan penilaian terhadap siswa dan guru, jadi prestasi itu penting, tapi jujur yang utama,” jelas Rai Mantra.

Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan menjelaskan bahwa UNBK dan UNKP di Kota Denpasar dilaksanakan serentak mulai Senin (22/4) hingga Kamis (25/4) mendatang. Dimana terdapat 34 SMP dengan jumlah siswa 6.901 yang mengikuti UNKP dan 39 SMP dengan 6.232 siswa yang mengikuti UNBK.

Secara khusus UNBK dibagi atas tiga sesi yakni sesi pertama mulai dari pukul 07.30-09.30 Wita, sesi kedua dimulai dari pukul 10.30-12.30 Wita dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00-16.00 Wita. Sedangkan pelaksanaan UNKP dikemas dalam satu sesi yakni mulai pukul 10.30-12.30 Wita.

“Secara umum seluruh persiapan UNBK dan UNKP bagi SMP di Kota Denpasar telah dilaksanakan dengan maksimal, semoga tidak ada kendala dan dapat berajalan lancar,” terangnya.

Untuk diketahui bahwa UNBK dan UNKP tahun 2019 ini dimulai sejak Senin (22/4) hingga Kamis (25/4) yang diawali dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dihari terakhir turut diujikan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan jenis soal pilihan ganda.

Sementara, Kepsek SMPN 2 Denpasar, Mercy Victoria Gigir mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilaksanakan dengan maksimal. Mulai dari kesiapan listrik, server, serta komputer yang akan digunakan. Dari segi siswa, pihaknya secara rutin telah melaksanakan simulasi atau uji coba dengan pemantapan-pemantapan soal yang berkelanjutan.

“Seluruh siswa kami rasa sudah siap untuk mengikuti UNBK ini, walaupun tidak menjadi acuan PPDB, kami berharap siswa tetap mengerjakan soal dengan maksimal sebagai tolak ukur keberhasilan proses belajar mengajar,” pungkasnya. (Humas Denpasar)

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here