Prihatin, Ratusan Pegawai Honorer Depag Buleleng Belum Ada Terangkat

Wakil Ketua DPRD Buleleng, Made Adi Purnawijaya

Buleleng – Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Buleleng memang dikhususkan bagi tenaga honorer (TH) Eks K-II di Pemkab Buleleng yang telah tercatat di database pemerintah pusat. Hanya saja rekrutmen P3K tahap I ini, belum mampu mengakomodir sebagian guru khususnya guru agama Hindu yang tercatat di Kementerian Agama.

Wakil Ketua DPRD Buleleng, Made Adi Purnawijaya mengatakan, pihaknya sempat mendapatkan aspirasi dari sebagian guru Agama Hindu yang masih tercatat di data Departemen Agama (Kementerian Agama, ) prihal keinginan mereka diangkat sebagai P3K. Guru-guru itu kata Adi, tersebar di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Buleleng.

“Mereka belum terakomodir, itu banyak terutama guru agama terdaftar di Depag. Mereka mengabdi di SD dan SMP sejak lama di Buleleng. Sedangkan aturan pusat tentang kepegawaian, rekrutmen P3K hanya K2 yang ada di Pemkab yang bisa mengikuti atau diangkat,” kata Adi Purnawijaya, Selasa (12/3) siang.

Sehingga menurut Adi, aspirasi dari mereka tersebut harus diperjuangkan. Seharusnya kata Adi, Pemkab Buleleng melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Buleleng melakukan koordinasi ke pusat untuk bisa mengakomodir mereka.

“Mereka menyebar dan lama mengabdi di Buleleng sebagai guru agama Hindu. Tapi dari Depag, tidak bisa mengangkat atau merekrut mereka menjadi P3K karena terbentur aturan. Saya sudah sampaikan ke Sekda dan instansi yang mengurus kepegawaian di Buleleng. Tapi seharusnya Pemkab koordinasi ke pusat agar mereka terakomodir,” jelasnya.

Untuk itu Adi mengaku, akan membahas hal ini secara internal bersama Komisi-komisi di DPRD Buleleng yang terkait dengan kepegawaian termasuk guru. Sehingga, persoalan ini dapat segera diakomodir. Sehingga, jika nantinya ada perekrutan P3K tahap II, maka mampu mengakomodir mereka. “Banyak keluhan mereka yang disampaikan ke saya. Kami akan bahas ini, agar segera diakomodir dan mereka mendapatkan hak menjadi P3K,” pungkasnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here