Pinjaman Online Ditolak? Ini Faktor Penyebabnya

Declined Deny Reject Stamp Concept; Shutterstock ID 516131314

JAKARTA, BeritaDewata – Saat ini banyak kemudahan yang ditawarkan pinjaman online, sering sekali hanya bermodalkan KTP dan Slip Gaji. Namun, meski syarat yang diberikan tidak sulit masih orang-orang mengalami penolakan pengajuan pinjaman online. Ada berbagai faktor yang menyebabkan pinjaman online tersebut menjadi ditolak, seperti diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Syarat Tidak Terpenuhi


Meskipun pengajuan pinjaman online terbilang mudah, bukan berarti Anda dapat menganggap remeh proses pengajuannya. Justru, karena proses approval pengajuan cukup mudah, perusahaan pinjaman online menjadi sangat berhati-hati pada dokumen yang Anda unggah. Permasalahan yang sering terjadi adalah calon nasabah tidak melampirkan dokumen yang disyaratkan dengan lengkap atau kualitas dokumen yang diunggah kurang jelas.

Apabila masalahnya terdapat pada dokumen, biasanya perusahaan pinjaman online yang menghubungi Anda baik melalui aplikasi, email, atau SMS yang menginfokan agar segera melengkapi berkas yang diminta atau mengunduh ulang berkas dengan kualitas lebih jelas.

2. Nama Peminjam dan Nama Rekening Penerima Pinjaman Berbeda
Perbedaan nama seperti ini sering sekali terjadi, yang mana nama peminjam dan nama rekening penerima pinjaman berbeda. Misalnya, nama Anda sesuai KTP adalah Mekar Suryanita, sedangkan pada saat pengajuan memasukkan rekening atas nama Bima Mahardika (suami Anda), atau nama Anda Mekar Suryanita, sementara nama di rekening adalah Mekar Surya. Kalau Anda melakukan hal ini, besar kemungkinan pengajuan kta online akan ditolak untuk menghindari adanya penipuan.

3. Jumlah Pinjaman Melebihi Limit Maksimal Pinjaman

Selain dokumen, faktor penyebab yang sering terjadi juga adalah calon nasabah mengajukan pinjaman lebih besar dari limit kredit yang ditetapkan oleh perusahaan pinjaman online. Misalnya, pada aplikasi disebutkan limit pinjaman adalah Rp 10 juta, namun ketika pengajuan Anda mengajukan pinjaman Rp 13 juta. Dikarenakan nominal pinjaman yang Anda ajukan lebih besar dari kredit limit, maka besar kemungkinan pinjaman pun akan ditolak.

Oleh karena itu, cobalah untuk mengajukan kta online kurang dari limit atau maksimal sesuai dengan limit yang diberikan. Apabila Anda rajin melakukan pembayaran pinjaman, kemungkinan limit akan ditingkatkan karena dinilai sebagai nasabah yang baik.

4. Anda Tidak bisa Dihubungi
Dalam proses verifikasi pengajuan pinjaman, calon nasabah diminta untuk memasukkan email atau nomor HP yang bisa dihubungi. Tujuannya, perusahaan pinjaman online perlu melakukan verifikasi bahwa Anda benar mengajukan pinjaman online dan data yang dimasukkan adalah data pribadi Anda bukan data orang lain. Apabila Anda tidak dapat dihubungi, maka kemungkinan besar pengajuan pinjaman akan ditolak untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan orang lain.

5. Wilayah Tempat Tinggal di Luar Wilayah Layanan

Tidak semua perusahaan pinjaman online melayani seluruh area yang ada di Indonesia. Mungkin ada satu atau dua pinjaman online yang mencakup semua area, namun pada umumnya pinjaman online masih melayani beberapa area saja. Apabila Anda tinggal di daerah yang bukan merupakan area layanan pinjaman online, maka sangat besar kemungkinan akan ditolak. Maka cobalah untuk mengajukan pinjaman online yang mencakup wilayah tempat tinggal Anda.

Anda bisa mengajukan pinjaman melalui aplikasi Tunaiku yang sudah mencakup semua kota di Indonesia. Tunaiku menawarkan KTA online yang bisa didapatkan setelah Anda memenuhi syarat sebagai debitur. Anda dapat mengajukan pinjaman 2 juta rupiah hingga 20 juta rupiah dengan waktu tenor yang fleksibel, mulai dari 6 bulan minimal waktu tenor, hingga 20 bulan maksimal waktu tenor.

Selain itu kredibilitas dan juga keamanan dari Tunaiku juga sangat terjaga. Telah terdaftar di OJK membuat Tunaiku aman untuk digunakan. Untuk itulah Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan aplikasi ini.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here