Pemkab Bangli Percepat dan Perluas Digitalisasi untuk Tingkatkan PAD

DENPASAR, BERITADEWATA – Pemkab Bangli Bali berkomitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi dalam bertransaksi.

Hal ini terungkap dalam High Level Meeting (HLM) melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk akselerasi perluasan digitalisasi daerah. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bangli melaksanakan HLM Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Bangli, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Direktur Operasi BPD Bali serta Pimpinan OPD Anggota TP2DD Kabupaten Bangli.

Bupati Kabupaten Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menyampaikan bahwa HLM TP2DD Kabupaten Bangli merupakan wujud komitmen Kabupaten Bangli untuk meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola, serta mengintegrasikan sistem pengelolaan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah.

Baca Juga :  Rencana Detail Tata Ruang , Bupati : Konsep DTW di Kabupaten Klungkung Bisa Mengakomodir Para Petani

Pertemuan HLM TP2DD ini menjadi sarana memperkuat komitmen dan sinergi bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, dan BPD Bali untuk mengoptimalkan penyedia jasa pembayaran pagi pembayaran pajak dan retribusi.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli selalu siap dalam mengimplementasikan digitalisasi khususnya pada penerimaan pajak dan retribusi daerah. Implementasi digitalisasi di lingkungan Pemerintah Daerah telah terbukti meningkatkan pendapatan, transparansi, akuntabilitas dan mempermudah pemantauan penerimaan. Dengan penerapan e-ticketing yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli, penerapan tarif masuk kawasan wisata terbukti tidak menurunkan minat wisatawan karena jumlah pemasukan maupun jumlah wisatawan tidak menunjukan penurunan” ujar Bupati Kabupaten Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, memaparkan bahwa Kabupaten Bangli mendapatkan peningkatan peringkat dan nilai Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) yang signifikan pada triwulan IV 2021.

Baca Juga :  Cadangan Beras Aman, Gubernur Minta Ada Transparansi Bantuan

Kabupaten Bangli yang sebelumnya pada peringkat 35 Nasional dengan nilai IETPD 84,3% pada triwulan II 2021, sekarang menjadi peringkat 15 Nasional dengan nilai IETPD 92,2%.

“Peningkatan nilai IETPD Kabupaten Bangli ini tentunya menjadi bukti kesuksesan komitmen dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bangli, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan BPD Bali dalam menerapkan elektronifikasi pada pembayaran pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Untuk meningkatkan semangat digitalisasi, TP2DD Kabupaten Bangli siap mempersiapkan untuk ikut dalam Championship TP2DD pada Mei mendatang. Ada tiga hal yang perlu disiapkan oleh TP2DD Kabupaten Bangli untuk sukses pada Championship TP2DD.

Pertama, memperkuat komitmen dan sinergi antar stakeholder dengan melakukan HLM secara berkala seperti hari ini, Kedua, menyusun dan melaksanakan program unggulan untuk mempercepat implementasi dan sosialisasi ETPD kepada masyarakat Bangli.

Baca Juga :  Empat Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida Dilantik

Ketiga, monitoring dan evaluasi pelaksanaan elektronifikasi untuk memastikan peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah.

Direktur Operasional BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa menuturkan bahwa sebagai wujud komitmen, BPD Bali telah membantu 9 jenis pajak dan sebagian 14 jenis retribusi dengan non tunai yang ada di Kabupaten Bangli.

BPD Bali sudah mempunyai sistem untuk diterapkan di Bali yaitu 1 Island 1 Solution untuk mendigitalisasikan pajak dan retribusi seluruh Pemda di Bali. Bank BPD Bali senantiasa terus melakukan inovasi produk dan layanan digital untuk memenuhi ekspektasi stakeholders dan masyarakat. BPD Bali selalu mendukung program percepatan digitalisasi daerah dalam rangka mencapai inklusi keuangan.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here