Launching Hilo ChocoFit, Nutrifood Ajak Masyarakat Nabung Otot Sejak Dini

HiLo hadir dengan berbagai inovasi produk, salah satunya untuk mendukung masyarakat Indonesia hidup lebih sehat melalui pemenuhan asupan protein yang bermanfaat dalam meningkatkan dan mempertahankan massa otot.

Rully Alfiansyah selaku Area Marketing Associate Manager Nutrifood IBT (kiri) Yesaya Christian Deodatus Sucipto, S.T., M.Sc selaku Brand Manager Hilo (kanan) saat melauncing Hilo ChocoFit, Sabtu (27/01/2024)

DENPASAR, BERITADEWATA – Nutrifood Bali menggelar Peringatan Hari Nutrisi Nasional sekaligus launching Hilo ChocoFit yang berlokasi di Nutrihub Bali Jl. Sunset Garden 8A, Pemogan, Denpasar, Sabtu 27 Januari 2024.

Peringatan Hari Nutrisi Nasional yang jatuh pada hari ini, menjadi momentum untuk mengevaluasi penerapan gaya hidup sehat kita sehari-hari. Sebagai elemen penting dalam isi piringku dan tumpeng gizi seimbang, protein merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh.

Namun faktanya, hasil data riset yang melibatkan 1.665 responden dari berbagai kota di Indonesia menunjukkan bahwa sebanyak 46% responden belum memenuhi angka kebutuhan protein sebesar 0.83 gram protein/kg berat badan per hari.

Padahal, dengan memenuhi kebutuhan protein harian, kita akan mampu menjaga kesehatan secara umum, karena protein bantu meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh, mendukung kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, serta menjaga massa dan kekuatan otot.

Nutrifood Bali menggelar Peringatan Hari Nutrisi Nasional sekaligus launching Hilo ChocoFit yang berlokasi di Nutrihub Bali Jl. Sunset Garden 8A, Pemogan, Denpasar, Sabtu 27 Januari 2024.

Yesaya Christian Deodatus Sucipto, S.T., M.Sc selaku Brand Manager Hilo mengatakan, Massa dan kekuatan otot akan optimal pada saat usia dewasa muda (sekitar umur 20 tahun-an). “Penting bagi kita untuk sedini mungkin menjaga massa otot tetap optimal, karena data menunjukkan bahwa saat menginjak usia 30 tahun, manusia kehilangan sekitar 3-8% massa otot setiap dekadenya,” ujarnya, Sabtu (27/01).

Yesaya menjelaskan laju pengurangan massa otot akan semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini penting diwaspadai karena berkurangnya massa otot dapat mengganggu kemampuan bergerak dan beraktivitas.

“Bagi yang berusia lanjut, asupan protein diketahui dapat berkaitan dengan risiko kondisi frailty syndrome, sebuah kondisi dengan karakteristik berkurangnya kemampuan fungsional dan fungsi adaptasi yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti jatuh, disabilitas, perawatan di rumah sakit, dan kematian.” jelasnya.

”Dengan massa dan kekuatan otot yang terjaga, kita akan dapat bebas bergerak, melakukan aktivitas sehari-hari, menjaga kekuatan tubuh dan keseimbangan sehingga tidak mudah jatuh. Sebuah studi yang mempelajari hubungan antara kekuatan otot dan risiko kematian menunjukkan bahwa mereka dengan kekuatan otot (massa otot) yang lebih tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah, hingga 50%,” tambah Yesaya.

Demi mendukung kerja fungsi tubuh yang baik termasuk menjaga massa otot tetap optimal, adapun angka kecukupan protein yang disarankan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2019 untuk pria usia 19-64 tahun adalah sebesar 65 gram dan 60 gram untuk wanita usia 19-64 tahun.

HiLo Protein UHT rasa Chocofit

”Selain bisa diperoleh dari makanan sehari-hari seperti ayam, telur, tempe, dan sebagainya, kebutuhan protein juga dapat dilengkapi dengan produk pendukung tinggi protein, salah satunya HiLo Protein UHT rasa Chocofit, susu tinggi protein yang praktis, dilengkapi dengan L-Carnitine dan kolagen untuk bantu #NabungOtot otot dari sekarang. Mengandung 12 gram protein per saji, HiLo Protein UHT rasa Chocofit mampu membantu pemenuhan asupan protein masyarakat Indonesia di segala usia,” ungkapnya.

Data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) tahun 2022 oleh Badan Pusat Statistik Indonesia memaparkan bahwa asupan protein dari sumber nabati, seperti padi-padian mencapai 31.82%, namun hanya sekitar 5.41% yang terpenuhi dari sumber protein hewani, seperti susu, telur, dan daging. Padahal sumber protein hewani lebih mudah dicerna dan memiliki komposisi asam amino yang lebih lengkap, termasuk asam amino esensial yang tidak dapat dihasilkan tubuh dan harus dipenuhi kebutuhannya dari makanan,.

Pada momen ini juga, HiLo yang memasuki usia ke 20 tahun kembali menggaungkan semangat tumbuh kuat bersama, salah satunya dengan merejuvenasi logo brand-nya. HiLo mempertahankan warna biru pada logo yang melambangkan bahwa HiLo terus menjaga kepercayaan dari para stakeholders untuk menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan relevan berdasarkan ilmu terkini.

Warna hijau yang seperti padang rumput di tanah kaya mineral, menunjukkan asal tempat susu HiLo dihasilkan. Bingkai pada logo memiliki ilustrasi berbentuk sel yang menunjukkan komitmen HiLo dalam menyediakan nutrisi untuk tiap tahapan usia. Terakhir, jenis huruf digambarkan kuat dan juga dinamis. HiLo berharap dapat terus menginspirasi tumbuh kuat bersama, melalui produk dan kampanye yang dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here