KPwBI Provinsi Bali Kembali Salurkan Ribuan Paket Sarana Kesehatan dan Sembako

KPwBI Provinsi Bali Kembali Salurkan Ribuan Paket Sarana Kesehatan dan Sembako

DENPASAR, BeritaDewata – UMKM sebagai salah satu roda penggerak perekonomian Indonesia juga tidak luput dari dampak pandemi covid-19. Demikian juga dengan UMKM Binaan KPwBI Provinsi Bali. Hal ini di sampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho saat acara penyerahan bantuan 1.750 paket sarana kesehatan dan sembako kepada UMKM Binaan KPwBI Provinsi Bali dan warga yang terdampak covid-19, Rabu (24/06).

“Hampir seluruh UMKM Binaan KPwBI terdampak covid-19. Dampak yang dirasakan lebih kuat adalah yang bergerak di sektor kerajinan/industry kreatif/pariwisata,” ujarnya.

Menurut Trisno, meskipun telah melakukan shifting produksi menjadi masker bagi UMKM garmen/fashion serta meluncurkan inovasi produk-produk baru, namun sejumlah UMKM merasakan jatuhnya penghasilan dari ketergantungan terhadap sektor pariwisata.

“Selain itu juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal,” ungkapnya.

Trisno menjelaskan Bank Indonesia Provinsi Bali tentu tidak berdiam diri. Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), KPwBI Provinsi Bali telah melakukan pemberian paket APD dan sarana kesehatan serta paker sembako kepada gugus tugas covid-19 di Kota Denpasar, RSUP Sanglah, RSUD Wangaya, dan RSUD Klungkung.

“Selain itu, kami juga bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali dan Anggota Komisi XI DPR-RI, Bp. I Gusti Agung Rai Wirajaya dalam penyaluran paket sembako dan sarana kesehatan kepada gugus tugas covid-19 di Kab. Gianyar, Kab. Buleleng, Kab. Bangli, Kab. Jembrana, Kab. Karangasem, dan Kab. Tabanan. Kami juga telah menyalurkan paket sembako dan sarana kesehatan bagi masyarakat yang terdampak covid-19 dan menyalurkan masker kain kepada seluruh desa adat di Provinsi Bali melalui Majelis Desa Adat Provinsi Bali,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan pada kesempatan KPwBI Provinsi BaliĀ  menyalurkann 1.750 paket sarana kesehatan dan sembako yang terdiri dari 1 pcs hand sanitizer 100 ml, 10 kg beras, 3 kg gula pasir dan 3 kg minyak goreng.

Kali ini penerima bantuan adalah 1.550 orang anggota dari 31 kelompok UMKM Binaan dan mitra UMKM KPwBI Provinsi Bali serta warga di lingkungan rumah dinas Bank Indonesia yaitu Banjar Tatasan Kelod dan Banjar Tatasan Kaja masing-masing sebanyak 100 paket sembako.

“Kami berharap agar bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak covid-19. Mari kita bersama-sama bersinergi untuk mengatasi covid-19 karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi merupakan tanggung jawab kita semua. Ke depan, kita akan menghadapi Bali Era Baru. Suatu era di mana kita harus membiasakan diri hidup berdampingan dengan covid-19. Marilah kita tetap menjaga disiplin diri dan mengikuti setiap himbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” tutupnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here