Komang Sadwiriska : Sehat Bekerja Dengan JKN-KIS

Komang Sadwiriska

Denpasar – Menjadi sehat adalah rejeki yang tidak ternilai harganya, ditambah jika apa yang kita berikan bisa bermanfaat untuk orang lain. Inilah yang dirasakan oleh Komang Sadwiriska salah satu peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2 di Kota Denpasar.

“Tidak apa – apa jika gaji saya dipotong, yang penting saya tetap sehat dan bisa beraktivitas dengan normal, apalagi selain itu iuran yang dipotong juga bisa bermanfaat bagi banyak orang karena kebaikan harus dimulai dari diri sendiri,” cetus Komang saat ditemui tim Jamkesnews di kantornya.

Pria dengan kulit sawo matang yang memiliki nama lengkap Komang Sadwiriska (29) sehari- harinya bekerja sebagai staf penagihan pada salah satu media lokal di Bali. Sebagai seseorang yang bekerja di media lokal pastinya Komang sudah sangat akrab dengan BPJS Kesehatan dan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Semoga nantinya akan semakin banyak peserta JKN-KIS yang sehat memiliki pola pikir positif, seperti bunyi salah satu ajaran Hindu “Tat Twam Asi” yang berarti aku adalah kamu dan kamu adalah aku,” ucap Komang.

Komang menegaskan bahwa dirinya sangat senang sudah turut serta menjadi bagian dari Program JKN-KIS ini. Dia juga berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan ini semakin meningkat karena kita tidak pernah tahu kapan sakit itu akan datang.

“Semoga Program JKN-KIS akan selalu ada untuk seluruh penduduk Indonesia, bersyukurlah jika diberikan kesehatan dan masih diberikan waktu untuk berbuat kebaikan melalui iuran Program JKN-KIS ini,” tutur Komang.

Terwujudnya jaminan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi adalah Visi BPJS Kesehatan yang ingin diwujudkan melalui Program JKN-KIS. Tanpa diskriminasi berarti tidak membedakan antara yang kaya dengan yang miskin, seluruh penduduk Indonesia wajib menjadi peserta JKN-KIS sesuai dengan kemampuannya dan berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya.

“Gaji yang dipotong setiap bulannya tidak sebanding dengan manfaat yang akan didapatkan apabila suatu saat saya memerlukan pelayanan kesehatan dan tidak perlu pusing lagi memikirkan masa depan yang sudah dijamin oleh Program JKN-KIS,” tutup Komang dengan senyum.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here