KDPGoestoSchool Hadir di Bali

Beritadewata.com Denpasar – Kantor Staf Presiden bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan PT. Telkom Indonesia kembali menggelar rangkaian serial KSPGoestoSchool yang mempertemukan sosok pengusaha muda dengan anak-anak muda Indonesia di bangku sekolah. Kamis, 20 April 2017, seri ke-3 KSPGoestoSchool berlangsung di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Sanur, Denpasar, yang salah satu di antara empat program studinya secara khusus mempelajari dressmaking atau tata busana.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk memacu pendidikan vokasi, sharing inspirasi kali ini menghadirkan Toton Januar Heri Nugroho, salah seorang perencana busana kenamaan Indonesia, dan Catherine Hindra Sutjahyo, pendiri toko belanja fashion online Zaflora Indonesia dan CEO AlfacartdotCom.

Baca Juga :  Panen Demplot Padi Hibrida, Pertanian Diharapkan Bersinergi Dengan Pariwisata

Gelaran KSPGoestoSchool kali ini merupakan yang ketiga pada tahun 2017 dan Bali menjadi Provinsi ketiga yang di singgahi program dengan spirit menyemai semangat kewirausahaan di kalangan anak muda.

Sebelumnya, pada Februari lalu, kantor staf Presiden menghadirkan Arif Rachmat, pengusaha agribisnis yang disambut antusias sekitar 300 siswa SMA negeri 1 Teladan Yogyakarta. Berlanjut pada maret, pendiri tokopedia, William Tanu wijaya, menyapa 600 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (TS) Surabaya.

“Kami datang ke SMKN 3 denpasar Bali juga untuk melanjutkan amanat Presiden Jokowi, yang sangat concern pada pendidikan vokasi dan mendukung perkembangan industri kreatif khususnya fashion Indonesia,” kata Deputi III kepala Staf Kepresidenan Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis, Denni Puspa Purbasari.

Baca Juga :  Penumpang Domestik Via Bandara Ngurah Rai Trend Menurun

Pembicara pertama, Toton Januar, pemilik merk Toton, adalah satu dari lima perancang busana Indonesia yang bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Fenwick Departement Store di Mayfair London sewaktu Presiden melakukan munjungan kerja di Inggris. Pria yang lahir dan besar di Makassar ini adalah pemenang Wool-mark Prize Asia 2016/2017 dan mewakili Asia dalam kompetisi serupa di tingkat dunia.

Sebagai informasi saja, ives Saint laurent dan Kart Lagerfeld adalah beberapa nama beken yang pernah menjadi pemenang Woolmark Prize dunia.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here