Kapolda: Raja Salman Lebih banyak Berada dalam Hotel

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose

Beritadewata.com, Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengaku jika Raja Salman bin Abduaziz Al Saud memperpanjang liburan ke Bali karena banyak alasan. “Selama berada di Bali, Raja Salman lebih banyak berada dalam hotel. Hanya kemarin siang sempat keluar ke pantai, makan siang juga di pantai. Lokasinya juga dekat dengan hotel tempat di mana beliau menginap,” ujarnya di Mapolda Bali, Rabu (8/3).

Kapolda mengatakan jika secara resmi dari pihak Kemenlu dan Kedutaan telah ada koordinasi bahwa liburan raja diperpanjang sampai dengan tanggal 12 Maret 2017. Bahkan, hotel dibooking sampai tanggal 13 Maret 2017. Itu berarti tidak semua rombongan raja kembali tanggal 12 Maret.

Baca Juga :  BNPB Dorong Pemerintah Daerah Tingkatkan Kewaspadaaan Penyebaran PMK di Banten

“Kita sudah koordinasi dengan pihak kedutaan, apabila Yang Mulia Raja merasa senang dengan Bali maka liburan diperpanjang,” ujarnya. Secara resmi juga sudah mendapatkan surat resmi bahwa liburan sampai tanggal 12.

Terkait dengan perpanjang raja yang berlibur di Bali, maka pengamanan tetap diberlakukan. “Perlakukan pengamanan sama yakni bukan hanya sampai tanggal 9 tetapi sampai tanggal 12. Perlakukan pengamanan tetap dengan kekuatan yang sama untuk melakukan operasi, sekaligus mempersiapkan pengamanan in and out bekerja sama dengan Lanud Ngurah Rai dan stakeholder terkait,” ujarnya. Selama ini sudah ada penerbangan ke Jepang, ke Arab Saudi. Pesawat yang ke Jepang sekarang sudah balik lagi ke Ngurah Rai Bali hanya pilot saja.

Baca Juga :  100% Produk Indonesia, Moorlife Ajak Masyarakat Indonesia untuk Menjadi Entrepreneur Sukses

Selain pengamanan in and out, Kapolda juga menjelaskan jika pengamanan juga dilakukan di beberapa lokasi lainnya. Pengamanan yang dimaksud adalah pengaman rute yang dilewati, pengamanan lokasi wisata yang dikunjungi, dan pengamanan parkir lokasi wisata. Pengamanan tersebut sama sekali tidak mengganggu wisatawan lainnya terutama di lokasi yang dikunjungi rombongan dari kerajaan.

“Sesuai dengan protokoler negara, sesuai koordinasi dengan protokoler negara maka tanpa diminta juga pengamanan akan tetap dilakukan, bergerak kemana pun akan kita amankan, terutama pengamanan rute, pengamanan lokasi dan pengaman parkir,” ujarnya.

Berdasarkan prosedur dan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, maka patroli anggota Brimob bersenjata lengkap tetap dilakukan, kesatuan Sabhara dikerahkan, barakuda juga standby. Begitu juga pengamanan dari pihak TNI sudah sesuai dengan protokoler negara. “Sebagai tuan rumah, kita harus bisa menyenangkan raja, selama raja berada di Bali,” ujarnya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here