Ini Kelebihan Vaksin Sinovac untuk Mencegah Virus Corona

Vaksin Sinovac untuk Mencegah Virus Corona

JAKARTA, Berita Dewata – Sampai saat ini, pandemi masih belum terkendali, korban terus berjatuhan dan hampir semua negara kewalahan. Hal ini membuat semua saling berlomba dengan waktu untuk menghasilkan vaksin yang bisa melawan Covid-19.

Terhitung awal Oktober 2020, terdapat 44 kandidat vaksin yang telah berhasil memasuki uji klinis dan salah satu kandidat yang lebih cepat hasilnya adalah vaksin SinoVac dari Tiongkok. Lalu apa saja kelebihan dari vaksin Sinovac? Berikut ulasannya:

1. Berhasil Uji Klinik Fase 2
Menurut Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, dr., Sp.A(K), M.M, bahwa vaksin Sinovac dalam hasil uji kliniknya memiliki efektivitas yang baik pada fase 1 dan 2, tinggal melakukan uji klinis fase 3.

Hasil ini disambut baik oleh Kementerian Kesehatan RI yang saat ini telah memasang target untuk mendatangkan vaksin SinoVac ke Indonesia dari Tiongkok di akhir November 2020. Kemudian, di bawah lisensi SinoVac, PT Biofarma akan mulai memproduksinya sendiri di Bandung pada kuartal 1-2021.

2. Aman Untuk Orang Dewasa dan Lansia
Pada uji klinis tahap I yang dilakukan kepada relawan usia dewasa 18 hingga 59 tahun, hasilnya sangat baik. Para relawan tidak mengalami efek samping alergi atau dampak fisiologis lain sehingga vaksin ini layak disebut aman. Dari hasil aspek serokonversi yaitu reaksi serologis yang menghasilkan imunogenisitas juga baik dengan GMT di level 43.

Sedangkan uji klinis vaksin pada tahap II oleh 421 orang lansia yang menjadi relawan hasilnya aman dan efektif untuk kaum lansia usia 60 hingga 89 tahun. Mereka juga tidak mengalami gangguan berarti pada bekas suntikan di lengannya. Dampak yang muncul hanya seperti efek suntikan vaksin lainnya.

3. Tidak Menimbulkan Alergi
Dari hasil penelitian juga ditemukan vaksin Sinovac tidak mengakibatkan gangguan fisiologis pada tubuh para relawan dan tidak ada laporan terjadinya efek alergi yang serius, baik pasca suntikan pertama maupun kedua yang berselang dalam 28 hari.

4. Efektif Digunakan
Hasil penelitian juga menemukan vaksin Sinovac efektif digunakan karena berhasil menstimulasi munculnya antibodi tubuh pada 98 persen relawan lansia saat penelitian tersebut.

Ketika dilakukan pemeriksaan efek serologis, terlihat bahwa rata-rata antibodi yang muncul sampai ke level GMT (the geometric mean antibody titer) adalah 42,2. Ini artinya, pada tubuh relawan lansia muncul antibodi dengan tingkat (rata-rata) 42,2 kali dari baseline sehingga vaksin akan bisa bekerja sama baiknya pada tubuh lansia maupun tubuh manusia dewasa.

5. Uji Klinis Dilakukan di Bandung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Di negara Bangladesh dan Brazil uji klinis vaksin tahap 3 asal Tiongkok telah dilakukan sejak bulan Juli. Sedangkan di Indonesia uji klinis sedang dilakukan di Bandung sejak pekan kedua Agustus lalu.

Sampai dengan awal Oktober ini, ada 1.700 relawan yang ikut serta, termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Uji klinis vaksin tahap 3 itu dilakukan oleh tim Fakultas Kedokteran Unpad Bandung di bawah pimpinan Profesor Kusnandi Rusmil. Kondisi para relawan itu akan dipantau sampai enam bulan ke depan.

Itulah kelebihan dari vaksin Sinovac. Jika saat ini Anda merasa kurang sehat, mau pergi ke rumah sakit khawatir terkena Covid. Download saja aplikasi Halodoc. Anda bisa konsultasi dengan dokter melalui berbagai fitur yang tersedia seperti voice, video call dan chat.

Selain itu, melalui aplikasi Halodoc Anda juga bisa mendapatkan informasi seputar kesehatan dan berbagai jenis penyakit dengan cepat dan mudah.

Melalui aplikasi Halodoc, Anda juga bisa mencari informasi rumah sakit terdekat atau tempat vaksinasi terdekat dari tempat tinggal Anda. Tidak heran jika aplikasi Halodoc ini sangat dianjurkan untuk digunakan. RLS

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here