Hotel Diduga Dijadikan Tempat Plus-plus Aparat Harus Bertindak!

C saat berias setelah menemai Tim Investigasi

Mangupura – Informasi yang berkembang di Masyarakat meminta, Spa sebagai sarana penunjang pariwisata di Hotel Kimono, Jalan By Pass Ngurah Rai, Badung harus menjadi perhatian aparat. Pasalnya, selain bodong alias tak berizin, spa yang terletak di lantai lima hotel tersebut diduga menyediakan jasa plus-plus. Tim Investigasi berusaha menelusuri kebenaran invormasi tersebut, dan hasilnya ternyata benar. Kimono menyediakan jasa plus-plus di lantai 3 hotel berarsitektur unik itu.

Tim Investigasi naik ke lantai lima hotel melalui lift berteknologi layar sentuh. Sesampai di sana Rabu (20/9) beberapa orang perempuan menyambut ramah dan bertanya apakah mau spa atau tidak. Ternyata lantai 5 hotel menghadap ke barat itu dijadikan semacam tempat nongkrong plus kantin. Kasir untuk layanan spa juga berlokasi di sana. Terpisah dengan kasir hotel yang berada di lantai paling bawah.

Ketika mengaku ingin mencoba spa, sang mami berinisial J meminta belasan terapisnya untuk memamerkan diri alias showing. Beda dengan spa di lokasi lain yang menempatkan para terapis di ruangan khusus (showroom), Kimono Spa memanfaatkan ruangan luas dan semi terbuka di lantai lima tersebut sebagai tempat nongkrong para terapisnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Tangkap Tiga WNA yang Coba Menyelundupkan Narkoba ke Bali

“Mau pilih yang mana? Umur mereka 20 tahunan,” ucapnya. Saat minta tolong untuk dipilihkan, Mami J menjawab simple. “Nanti nggak sesuai selera loh,” tandasnya. Dari delapan terapis yang disodorkan pilihan media akhirnya jatuh pada seorang gadis montok berbaju hitam. Inisial perempuan dengan bahel gigi tersebut adalah C.

C bercerita Kimono Spa mulai beroperasi kurang dari seminggu. “Dulu aku kerja di Spa Delapan. Habis kontrak tiga bulan akhirnya pindah ke sini,” ungkapnya sembari mengaku bulan Oktobober ini akan genap berusia 22 tahun. Dia mengaku mulai belajar nakal sejak kerja di Spa Delapan. Bahkan dengan nada santai dan tanpa malu-malu dia mengaku senang bila ada tamu yang memesan paket threesome. “Bli nggak mau paket threesome,” tantangnya.

Sama seperti di Spa Delapan yang dikunjungi sebelumnya, C tak bisa memijat. Selama satu setengah jam lebih bersama, banyak kisah yang disampaikan. Intinya dengan pekerjaan yang kini digelutinya C bisa mengirim uang ke kampung di Bandung. Juga hidup berkecukupan. “Aku orangnya nggak suka sehabis kerja kelayapan. Apalagi di BO (booking order; istilah untuk pesanan ML red). Langsung ke mess dan tidur,” jelasnya. C menyebut tinggal di mess yang berlokasi di Jalan Gunung Soputan. Menariknya dia menyebut sang mami yang juga tinggal di sana punya bisnis apartemen di Bali.

Baca Juga :  18 Gadis Korban Prostitusi Online Diamankan

Meski tak bisa mijit, layanan yang C berikan cukup mengesankan. Khususnya karena dia pandai bercanda. “Aku disuruh kuliah sama orang tua, tapi akunya nggak mau. Setelah liburan ke Bali akhirnya kerja beginian dan sampai sekarang belum pernah pulang,” tandasnya. Dalam sehari C mengaku biasa melayani tamu dua hingga empat orang. Bila sepi kadang satu orang. “Satu voucher aku dapat Rp 300 ribu,” katanya. Usai menemani tim investigasi, C kembali ke lantai lima hotel yang menawarkan pemandangan Patung Dewa Ruci di arah utara.

Di Kimono Spa ada empat paket spa yang disedikan. Tentunya dengan bayaran yang bisa dibilang tak murah. Paket tersebut terdiri atas paket Cherry Massage, Kimochi Massage, Blossom Massage, dan Just For Fun Massage. Karena baru buka, Kimono Spa masih menyediakan diskon hingga 10 persen untuk seluruh paket. Konsumen dikenakan bayaran Rp 500 ribu untuk paket Cherry Massage selama 1 jam. Jasa diberikan berupa foot treatment, sensasi massage, petik mangga, dengan ending handjob.

Baca Juga :  KPPAD Desak Polda Bali Usut Kasus Pembuangan Bayi

Untuk paket Kimochi Massage selama 1 jam para lelaki hidung belang dikenakan tarif Rp ribu. Konsumen mendapat servis foot treatment, sensasi massage, petik mangga, body to body massage, dan diakhiri happy ending. Untuk paket Blossom Massage kocek yang mesti dirogoh cukup mahal, yakni Rp 1 juta rupiah. Selama satu setengah jam konsumen mendapat servis berupa foot treatment, sensasi massage, petik mangga, body to body massage, dan sensasi Blossom H&C or with Milk. Terakhir paket bernama Just For Fun Massage seharga Rp 1.350.000. Dalam paket selama 2 jam ini konsumen diservis oleh dua orang terapis sekaligus. Kimono spa buka setiap hari dari pukul 13.00 siang hingga 23.00. Spa mesum ini juga belum tersentuh aparat. (BB/Tim Inv)

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here