HMI Singaraja Sosialisasi Gerakan Waspadai Gerakan Radikalisme

HMI Singaraja Sosialisasi Gerakan Waspadai Gerakan Radikalisme

Buleleng – Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kini sedang diuji. Berbagai persoalan mulai muncul menunggangi Negara Kesatuan ini, yang mana bisa meruntuhkan persatuan Bangsa Indonesia.

Untuk menguatkan jati diri Bangsa Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja, menekankan agar generasi muda sebagai penerus bangsa, bisa menjaga keutuhan NKRI, demi mewujudkan negara yang aman dan nyaman.

Untuk mewujudkan itu, HMI Cabang Singaraja menggelar Sosialisasi bertemakan Mewaspadai Gerakan Radikalisme dan Terorisme yang mengaku sebagai “Mujahid”. Kegiatan ini melibatkan langsung lembaga-lembaga pemuda, baik itu KNPI, IMM, HMI, Alhikmah, KMHDI, Forum Generasi Lintas Agama, Anshor, dengan total peserta sebanyak 100 orang.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/3) di Gedung Dekopinda Singaraja ini, dihadiri oleh Ketua MUI Bali, Hj. Taufik as’adi, Ketua BAZNAS Buleleng, Hj. Maksum Amin, Dosen/Akademisi STIKES Buleleng, Lewak Karma, Ketua KNPI, Gede Parma.

Ketua Panitia, Yunan Heri mengatakan, kegiatan ini dilaksankan untuk kembali membangkitkan semangat generasi muda untuk menjaga keutuhan NKRI. “Lewat kegiatan ini, lembaga pemuda bersatu untuk menjaga keutuhan NKRI utamanya Bali agar selalu kondusif,” kata Yunan Heri, disela-sela acara.

Sementara Ketua MUI Provinsi Bali, Taufik As’adi usai acara menjelaskan, generasi muda harus tetap waspada di dalam menjaga keutuhan NKRI. Generasi muda kata Taufik, harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi. “Ciptakan negara aman, nyaman. Dan tetap melindungi nilai-nilai demokrasi, musyawarah dalam memecahkan suatu persoalan,” jelas Taufik.

Dengan itu, Taufik yakin, tidak akan ada kekerasan, namun yang ada adalah kenyamanan masyarakat Indonesia. Inilah menurut Taufik, sangat penting untuk ditanamkan kepada generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa. “Saya harapkan, lembaga pemuda yang ada bisa bekerjasama dengan baik, dalam menjaga NKRI,” harap Taufik (25/3).

Untuk itu generasi muda diminta, untuk tetap mengedepankan sejarah Bangsa Indonesia, dengan harus mengadopsi kebesaran jiwa pahlawan yang berhasil membawa Negara Indonesia merdeka. “Anak-anak muda harus mengedepankan nilai-nilai sejarah, terutama yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu Pahlawan. Kita semua harus mempunyai nilai-nilai semangat pahlawan untuk menjaga NKRI ini,” pungkas Taufik.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here