Hari Pertama Bertugas, Pangdam IX Udayana akan Lapor ke Desa Setempat

Pangdam IX Udayana Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak (Foto: Riski)

Beritadewata.com, Denpasar – Pangdam IX Udayana Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak mengaku akan melaporkan dirinya ke desa atau kelurahan setempat. Hal ini disampaikan saat pertama kali memasuki tugas baru di Kodam IX Udayana sebagai Pangdam. Sebelumnya, Komaruddin Simanjuntak menjabat sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Mabes TNI. Komaruddin pertama kali bertugas di Kodam IX Udayana pada Selasa pagi (11/4/2017) dengan seremoni penjemputan secara khusus oleh seluruh staf yanng ada.

Pangdam IX Udayana berkesempatan bertemu dengan sejumlah awak media yang sejak pagi menunggunya. Dalam pertemuan tersebut, Pangdam menyebutkan jika dirinya akan segera melapor diri kepada RT, RT, desa atau kelurahan setempat. “TNI itu sama dengan golongan masyarakat lainnya. TNI itu bukan menjadi kelompok yang lebih tinggi atau lebih rendah. Oleh sebab itu saya akan melaporkan keberadaan saya kepada Lurah atau Kepala Desa setempat, dimana rumah Pangdam itu berada. Saya akan lapor bahwa saya adalah warga baru di Bali, melaporkan keluarga saya, anak, isteri kepada pejabat setempat dan meminta izin untuk menjadi warga baru di wilayahnya,” ujarnya

Baca Juga :  BUMN Branding & Marketing Award 2019, Angkasa Pura I Raih 3 Penghargaan

Selain lapor diri sebagai warga baru, Pangdam juga akan sowan ke seluruh elemen masyarakat Bali mulai dari Polri, pemerintah, Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama di Bali. “Di dunia ini soliditas itu nomor satu. Oleh sebab itu, semua komponen anak bangsa, mulai militer, Polri, sipil, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat harus solid. Saya akan sowan ke semua mereka satu persatu. Saya akan ikat mereka dalam satu soliditas yang kuat untuk menjaga Bali dari segala ancaman dan gangguan yang ada,” ujarnya. Bali ini bukan milik orang Bali saja, tetapi milik Indonesia, milik dunia global. Seluruh elemen harus kembalikan Bali ini sebagaimana adanya, aman, damai, sejahtera.

Baca Juga :  Jelang Penerapan PKM, Pedagang Pelataran Pasar Kumbasari Denpasar Diatur Jaraknya

Ia mengaku, dulunya pernah bertugas di Bali selama 6 tahun di berbagai jabatan. Saat bom Bali I, seluruh hotel di Bali akhirnya dipasang CCTV. “Sebelumnya, tidak ada pikir kesana. Setelah hotel di Bali dipasang CCTV, maka seluruh hotel di Indonesia semua ikut pasang CCTV demi keamanan dan kenyamanan,” ujarnya. Semoga semua elemen bangsa yang solid ini bisa menjaga keamanan dan kenyamanan di Bali.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here