Gubernur Bali Lantik I Made Dewa Indra selaku Ketua Kwarda Pramuka Bali Antar Waktu

Gubernur Bali Lantik I Made Dewa Indra selaku Ketua Kwarda Pramuka Bali Antar Waktu

Denpasar – Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika melantik I Made Dewa Indra selaku ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Pengganti Antar Waktu di gedung wiswa sabha, kantor Gubernur, Jumat 17/9/2017. Pelantikan ini untuk mengoptimalkan kinerja di akhir masa jabatan pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali masa bakti 2017-2019.

Gubernur Bali yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Bali memberikan arahan dan melantik ketua Kwarda Bali. Gerakan Pramuka diberi kepercayaan untuk melaksanakan Pendidikan Karakter bagi Generasi Muda. Memang tugas yang sangat berat dan mulia, dimana Gerakan Pramuka dituntut untuk mempu menciptakan generasi muda yang berkualitas sebagai calon pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.

Hal ini sudah didukung dengan dikeluarkannya Permen No. 63 Tahun 2013, yang menetapkan Pendidikan Kepramukaan sebagai Mata Pelajaran Ekstra Wajib disemua Jenjang Pendidikan, mulai dari Tingkat SD, SMP dan SMA / SMK sesuai Amanat Kurikulum tahun 2013. Tuturnya.

Baca Juga :  Delapan Mahasiswa STIKOM Bali Lulus Program ICT ke Cina

Undang – Undang No. 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, telah memberikan landasan yang kuat bagi tumbuh – berkembangnya Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Gerakan Pramuka merupakan salah satu bentuk Pendidikan Non Formal yang bertujuan untuk mendidik dan membina kaum muda Indonesia, guna mengembangkan Sikap Mental, Moral, Spiritual, Emosional dan Sosial, sehingga akan terbentuk Pemuda yang ”Berkepribadian, Berwatak dan Berbudi Pekerti luhur serta Berjiwa Pancasila”. Katanya.

Sedangkan Dr. Adhyaksa Dault. Mengatakan Terbukanya pasar ASEAN dengan jargon Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi tantangan bagi Gerakan Pramuka untuk dapat lebih meningkatkan peran dan fungsinya. Negeri ini harus dapat menangkal paham radikalisme dengan dalih apapun. Pramuka sebagai lembaga pendidikan hendaknya dapat membantu pemerintah dalam megatasi masalah kaum muda.

Baca Juga :  Usung Falsafah Tri Hita Karana SMK TI Bali Global Tampil dengan Logo Baru

Gerakan Pramuka yang memiliki modal dasar Tri Satya dan Darma Pramuka dengan metoda kepramukaan yang up to date, gerakan ini harus dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan masalah kemasyarakatan utamanya yang berkaitan dengan masalah kaum muda. Gerakan Pramuka harus dapat mencegah terjerumusnya kaum muda dari paham kekerasan dan radikalisme. Pramuka baru juga harus diperkenalkan pula kepada adik-adik Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega di Bali ini.

Pramuka harus keren, asyik dan gembira. Pramuka baru harus dapat menangkap kebutuhan kaum muda kita, karena Pramuka akan ditinggalkan mereka bila kita tidak dapat merespons kemauan kaum muda. Yang disampaikan oleh Abdul Shobur Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kesakaan.

Baca Juga :  SMK Penerbangan Cakra Nusantara Membuka Kesempatan Peserta Didik Baru Baik Dalam Maupun Luar Negri

Sementara itu Dewa Made Indra mengatakan, ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Gerakan Pramuka Bali yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya. Ia berharap kerjasama dan dukungan seluruh komponen pramuka Bali untuk memajukan Pramuka Bali. Di Gerakan Pramuka, saya memiliki pengetahuan dan pengalaman yang sangat minim, tetapi karena ini kepercayaan dan sekaligus penugasan kepada diri saya, maka tidak ada kata tidak siap. “Saya akan berusaha melaksanakan tugas ini dan amanah ini kepercayaan yang diberikan,” katanya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here