DTW Jatiluwih Siap Menerima Kunjungan Para Delegasi WWF

DTW Jatiluwih Siap Menerima Kunjungan Para Delegasi WWF

DENPASAR, BERITADEWATA – Manager Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, John Ketut Purna mengatakan, destinasi wisata Jatiluwih akan menjadi side visit dalam gelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua Bali yang akan berlangsung pada 18-25 Mei 2024.

Menurut John, hingga saat ini sudah terkonfirmasi sebanyak 18 kepala negara yang siap mengunjungi destinasi wisata Jatiluwih dari sekitar 40 kepala negara yang akan menghadiri WWF Ke-10 di Bali.

“Ada 18 kepala negara yang sudah terkonfirmasi mengunjungi destinasi wisata Jatiluwih dari 40 kepala negara yang akan menghadiri WWF Ke-10 di Bali Nusa Dua,” ujarnya, Rabu (1/5/2024).

Kaprodi Pariwisata Universitas Udayana, Prof Dr. Nyoman Sunarta Msie (kiri) Manager Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, John Ketut Purna (tengah) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali 2019-2023, Trisno Nugroho (Kanan)
(Foto : Widya)

Menurut John, selain kepala negara, para peserta lain juga akan mengunjungi destinasi wisata Jatiluwih yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut.” Yang sudah terkonfirmasi ke pihak manajemen adalah para delegasi asal Cina. Delegasi asal Cina akan mengirimkan orangnya untuk berkunjung ke Jatiluwih perhari 100 orang mulai tanggal 18-25 Mei 2024,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, karena sudah terkonfirmasi maka manajemen akan melakukan pengamanan khusus kepada Cina. “Sebetulnya, pengamanan dilakukan secara merata kepada setiap delegasi WWF Ke-10, hanya saja karena Cina sudah konfirmasi maka itu menjadi atensi bersama. Sementara untuk delegasi negara lainnya sudah pasti akan datang, namun tidak diketahui dengan persis hari atau tanggal,” jelas John.

“Intinya selama event WWF Ke-10 ini berlangsung maka Jatiluwih akan ramai dikunjungi para delegasi,” ujarnya.

Saat ini jumlah kunjungan normal biasanya hanya 700-900 perhari. Setelah diketahui menjadi side visit WWF Ke-10, jumlah perhari meningkat mencapai 1.100-1.200 orang perhari. Diprediksi selama event WWF berlangsung, jumlah kunjungan meningkat menjadi lebih dari 2 ribu perhari.

“Saat ini seluruh unsur terkait hingga desa-desa di Jatiluwih tengah mempersiapkan desanya untuk menerima kunjungan delegasi WWF Ke-10 di Bali. Seluruh desa di Jatiluwih dihiasi dan percantik dengan tampilan Penjor, orang-orangan sawah bergaya Bali, kincir angin sawah bergaya Bali, kuliner khas Jatiluwih terutama Laklak Bali, teh beras merah dan jajan Bali lainnya,” tuturnya.

Selama berada di Jatiluwih, para delegasi akan belajar bagaimana manfaat air untuk pertanian, sistem irigasi atau penerapan air dengan sistem subak khas Bali, pelestarian air, lingkungan dan budaya pemanfaatan air di Bali. “Selama rentang waktu itu, pengunjung non delegasi baik lokal maupun mancanegara tetap diizinkan masuk dan menikmati keindahan Jatiluwih. Mereka dibiarkan berinteraksi dengan pengunjung biasa, kecuali para kepala negara. Saat para kepala negara berkunjung maka akan ada steril area dengan radius tertentu,” tutup John.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here