Bunda Tutik : Saya pastikan dana CSR BI ini tidak akan dipotong

Bunda Tutik menghadiri survei permohonan CSR Bank Indonesia (BI),

Beritadewata.com, Buleleng – Setelah menggelar bhakti sosial operasi katarak di RS Kertha Usada, Singaraja, anggota Komisi XI DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, langsung meninggalkan RS Kertha Usada.

Bunda Tutik langsung bertemu masyarakat Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, warga setempat telah menunggu lama sembari ditemani oleh surveyor dari BI (Bank Indonesia) Pusat Jakarta.

Kedatangan Tutik ke Desa Bungkulan guna menghadiri survei permohonan CSR Bank Indonesia (BI), selain memantau survei permohonan CSR BI, kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh Bunda Tutik untuk menyerap aspirasi masyarakat Bungkulan.

Banyak di antara masyarakat yang menanyakan berbagai masalah terjadi dilapangan, diantaranya menanyakan tentang tata cara permohonan CSR untuk perbaikan rumah ibadah, keperluan terop untuk suka duka, masalah nelayan dan pengajuan bibit buah pertanian dan juga perkebunan.

Menanggapi aspirasi masyarakat itu, Bunda Tutik menjelaskan panjang lebar. Ia menyatakan bahwa dirinya selalu siap memediasi dan memfasilitasi CSR BUMN untuk membantu masyarakat. “Saya anggota dewan nggak boleh potong uang bapak-bapak. Sebagai anggota dewan saya memfasilitasi saja. Kalau saya potong uang, saya akan masuk penjara. Bapak-bapak nggak mau kan saya masuk penjara,” papar Bunda Tutik

Masyarakat Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan

Ia memberi contoh, CRS BI yang sedang disurvei oleh surveyor dari BI pusat. Di Desa Bungkulan sendiri sekitar 26 kelompok masyarakat yang mengajukan proposal atau permohonan CRS BI. Bunda Tutik meyakinkan masyarakat bahwa dana CSR BI yang sedang disurvei itu akan utuh masuk ke rekening kelompok masyarakat. Tidak akan ada satu sen pun dipotong.

Srikandi Demokrat yang kini berkantor di Senayan, Jakarta, itu menyatakan bahwa dirinya sebagai anggota dewan tidak mempunyai kewenangan untuk memotong dan memang aturan tidak memperbolehkan untuk memotong dana CSR dan sejenisnya yang diperuntukkan bagi masyarakat.

“Dana CSR BI ini tidak akan dipotong satu sen pun. Dana ini akan utuh sampai ke bapak-bapak. Apalagi saat ini semua langsung dikirim ke rekening masing-masing. Jadi, saya pastikan dana CSR BI ini tidak akan dipotong,” tegas Bunda Tutik.

Untuk tahun ini, khusus Kabupaten Buleleng, Bunda Tutik memfasilitasi 60 permohonan dari kelompok masyarakat untuk mendapatkan dana CSR BI. “Surveinya dua hari ini harus selesai semua,” pungkas Bunda Tutik

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here