BPJS Kesehatan Hapus Istilah ”SADIKIN”

Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Wayan Miarsana

Tabanan – Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Wayan Miarsana menyadari bahwa program JKN-KIS harus mendapat dukung penuh dari pemerintah. Melalui program ini telah terbukti banyak masyarakat terbantu akan pelayanan kesehatan, dalam sambutannya saat memimpin rapat bersama seluruh instansi yang membahas program JKN-KIS di kabupaten Tabanan.

Ia menyampaikan bahwa Program JKN-KIS merupakan bukti kehadiran dan kepedulian negara terhadap seluruh warga negaranya dalam memberikan jaminan kesehatan, sehingga sebelum tahun 2019 pihaknya berupaya agar dapat mendaftarkan seluruh warga di Kabupaten Tabanan dapat terdaftar kedalam program JKN-KIS

“Perlu diberikan respon secara baik terhadap program JKN-KIS agar seluruh masyarakat di kabupaten Tabanan sudah memiliki KIS di tahun 2019 mendatang, sehingga saat sakit tidak lagi memikirkan masalah biaya. BPJS Kesehatan merupakan badan pemerintah yang sangat membantu sehingga menghapus istilah ”sadikin” yang beredar, sakit sedikit langsung miskin,” tegasnya.

Saat ditemui terpisah di ruang kerjanya, ia kembali menuturkan bahwa apa yang disampaikan kepada seluruh instansi pada saat penyampaian sambutan memang telah terbukti nyata di masyarakat Tabanan. Menurutnya, terbukti hingga saat ini kurang lebih telah sekitar 71% masyarakat Tabanan kurang mampu yang ditanggung oleh pemerintah dapat mengakses pelayanan kesehatan saat dibutuhkan tanpa dikenai iur biaya. Ia pun mengapresiasi fasilitas kesehatan di daerahnya yang telah meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat, termasuk bagi peserta JKN-KIS.

“Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan saat ini meningkat mutunya. Saya dan keluarga saya juga menggunakan JKN-KIS, tapi sebisa mungkin biarlah iuran yang saya bayarkan tiap bulan digunakan oleh orang lain yang lebih membutuhkan. Bagaimana pun juga, JKN-KIS ini adalah program bersama, bukan hanya milik BPJS Kesehatan atau pemerintah saja. Masyarakat dari semua kalangan juga punya andil untuk menyukseskan JKN-KIS ini agar bisa berjalan berkelanjutan. Mari kita luruskan persepsi kita membayar iuran JKN-KIS selagi masih sehat, jangan sakit dulu baru daftar. Bersama mari kita jadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih sehat dan kuat,” tuturnya sambil tersenyum menunjukan kartu KIS miliknya.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here