BPJS Kesehatan Denpasar Berikan Sarana Kebersihan Bagi Desa Adat

BPJS Kesehatan Denpasar Berikan Sarana Kebersihan Bagi Desa Adat

Tabanan – Sebagai badan hukum publik yang mengemban amanat untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan juga turut mempunyai andil menjaga kebersihan lingkungan untuk menjamin kesehatan masyarakat.

Sebagai wujud nyata hal tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menyerahkan 15 unit tempat sampah sebagai sarana kebersihan kepada Desa Adat Pakraman Soka, Desa Antap Kabupaten Tabanan, Jumat (21/09).

Bertempat di Balai Serbaguna desa setempat, acara penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan bersama para perangkat desa adat, dan perbekel desa serta disaksikan oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan.

Karena masih mempertahankan kearifan lokal, Desa Soka masih terdiri dari dua tatanan hirarki yakni sebagai desa adat dengan nama Desa Soka yang dikepalai oleh Bendesa Pakraman dan sebagai desa dinas yakni Desa Antap yang dikepalai oleh Perbekel Desa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan kami ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPJS Kesehatan atas bantuan ini, mudah-mudahan apa yang diberikan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat kami,” ucap Perbekel Desa Antap, I Ketut Wastika.

Dalam acara tersebut disampaikan juga oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Parasamya Dewi Cipta, bahwa bantuan ini merupakan bentuk merupakan bentuk komitmen dan kepedulian BPJS Kesehatan baik di bidang sosial maupun lingkungan dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat baik bagi organisasi, masyarakat setempat, maupun masyarakat umum.

Pada masa PT Askes (Persero) tanggung jawab sosial dan lingkungan telah dilaksanakan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Program Corporate Social Responsibility (CSR). Seiring dengan transformasi PT Askes (Persero) menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) pada tanggal 1 Januari 2014, program CSR berubah menjadi program Organization Social Responsibility (OSR) sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dimana BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia.

“Dengan bantuan ini semoga dapat sedikit menjawab kebutuhan dan bermanfaat bagi masyarakat desa di sini,” ucap Parasamya.

Di samping itu ia pun mengungkapkan bahwa jumlah masyarakat di Kabupaten Tabanan yang telah terdaftar pada kepesertaan JKN-KIS masih di sekitar angka 80 persen, untuk itu demi mendukung cakupan semesta kesehatan pada 2019 mendatang ia meminta agar penduduk Tabanan dapat segera mendaftarkan dirinya kedalam Program JKN-KIS sebagai wujud dari kesadaran terhadap jaminan kesehatan.

Mendukung hal tersebut Bendesa Pakraman Soka, I Made Wiryadana menambahkan pihaknya siap memfasilitasi agar masyarakat dapat diberikan pemahaman mengenai Program JKN-KIS.

“Di lain waktu kami siap mengumpulkan warga untuk diberikan sosialisasi agar pemahaman warga lebih mendalam mengenai Program JKN-KIS ini,” tutur Wiryadana.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here