BI Provinsi Bali Lakukan Panen Perdana Udang Vaname di Jembrana

JEMBRANA, Berita Dewata – Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali berhasil lakukan Panen Perdana Udang Vaname perdana di UMKM Binaan Gapokkan Kampung Vaname Mandiri Desa Budeng Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana, Senin, 24 Januari 2022.

Dijelaskan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda, potensi udang vaname dan kakao di Bali sangat besar untuk dikembangkan kedepannya karena memiliki kualitas yang baik.

“Kedua produk pertanian dan kelautan tersebut berpeluang menjadi komoditi berskala ekspor,” ujar Rizki saat menghadiri Panen Perdana Udang Vaname di Jembrana.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda saat Panen Perdana Udang Vaname perdana di UMKM Binaan Gapokkan Kampung Vaname Mandiri Desa Budeng Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana, Senin, 24 Januari 2022.

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan BI Provinsi Bali adalah melakukan pengembangan UMKM berorientasi ekspor di sektor pertanian dan kelautan

Baca Juga :  Skorsing Sepihak Terhadap Atlet TI Kota Denpasar Dinilai "Lecehkan" Profesi Atlet

“BI mendukung penuh pengembangan komoditas perikanan Bali termasuk sertifikasinya sehingga bisa diekspor,” jelasnya

Dengan upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi nelayan, petani dan masyarakat. Untuk itu, pengembangan udang vaname perlu ada sinergi dengan semua pihak terkait.

Bentuk bantuan yang diberikan BI Provinsi Bali melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) PKE UMKM, BI Provinsi memberikan bantuan kepada Gapokkan sejak 2020.

“Bantuan berupa rumah pakan, plastik terpal untuk kolam, kincir, sumur bor dan mesin pompa tambak, hingga pembentukan SDM Gapokkan, serta pembentukan demplot atau percontohan budi daya udang vaname,” jelasnya.

Pembinaan tersebut berupa pendampingan dan pemberian bantuan teknis terkait dengan pengelolaan SDM dengan bekerja sama dengan Pemkab Jembrana.

Baca Juga :  Rai Mantra Kukuhkan Relawan Semeton Mantra Kerta

BI Provinsi Bali terus mendukung upaya pemerintah dalam mendorong udang vaname Jembrana tetap menjadi salah satu komoditas ekspor primadona Bali.

“Dengan pengembangan udang vaname Jembrana tidak hanya mengharumkan nama Jembrana secara internasional, namun juga memberikan manfaat ekonomi bagi para petani dan masyarakat,” tegas Rizki.

Ditambahkan Kadis Dinas Perikanan, Ir I Ketut Wardana Naya. Untuk menambah PAD Kabupaten Jembrana, Bupati Jembrana galakan budidaya udang vaname, dimana Kabupaten Jembrana sebagai salah satu sentral produksi udang vaname di Indonesia.

Peluang ekspor lebih banyak untuk udang vaname sangat menjanjikan. Pasalnya, belakangan terakhir pasar internasional kekurangan pasokan udang sekitar ratusan ton.

“Jembrana, saat ini sudah mampu menyediakan pasokan sebanyak 8.000 ton udang vaname. Kami targetkan tahun ini pasokan bisa lebih dari 10.000 ton udang vaname,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengunjung Pasar Badung Wajib Sterilisasi Sebelum Masuk Pasar

Sukses lakukan panen perdana, Ketut Wardana mengaku bangga, dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada BI Bali serta pengurus Gabungan Kelompok Pembudidaya Ikan, khususnya di Desa Budeng yang telah berupaya dalam pengembangan udang sehingga pada hari ini bisa panen perdana.

Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan BPD Bali, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya melalui daring dan perwakilan dari kelompok UMKM Binaan BI Provinsi Bali.

Sebarkan Berita ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here